POJOKSULSEL, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, menjelaskan pertimbangan menunjuk Junda Maulana sebagai Plh Sekda Sulbar menggantikan Herdin Ismail.
Suhardi Duka menilai bahwa Junda Maulana memiliki kompetensi untuk menduduki jabatan tambahan sebagai Plh Sekda Sulbar.
"Tidak ada pertimbangan khusus. Dia mampu (jabat PLh Sekda Sulbar)," kata Suhardi Duka saat dihubungi via sambungan telepon, Selasa (21/10/2025).
Pada kesempatan yang sama, Suhardi Duka menjelaskan bahwa sampai saat ini dirinya masih menunggu keputusan Presiden RI terkait Sekda Sulbar.
Baca Juga: Unhas Beri Penjelasan terkait Penggantian Bahlil Lahadalia sebagai Anggota MWA
Sementara itu, Junda Maulana mengharapkan dukungan dari berbagai pihak dalam menjalankan tugas tambahan sebagai Plh Sekda Sulbar. Hal itu demi mendukung program prioritas Gubernur Suhardi Duka dan Wagub Sulbar Salim S Mengga.
Junda Maulana menilai, jabatan Plh Sekda Sulbar adalah amanah untuk bisa membantu gubernur dan wagub dalam melaksanakan tugas pemerintahan.
Junda juga menyampaikan bahwa jabatan Plh tentu memiliki batasan-batasan, sehingga mengharapkan dukungan berbagai elemen agar tugas Plh sekda provinsi ini bisa dijalankan dengan baik.
"Termasuk dalam menyikapi kondisi daerah kita berkaitan dengan kebijakan pemerintah pusat dan menyangkut masalah fiskal," katanya dikutip rilis Sulbarprov.
Baca Juga: Bupati Termuda di Sulsel Raih Penghargaan Pesantren Award 2025, Ini Profil Uji Nurdin
Dirinya menekankan supaya setiap OPD melakukan langkah-langkah efisiensi dengan memastikan anggaran yang dialokasikan untuk setiap program betul betul berdampak langsung ke masyarakat dan tepat sasaran.
Profil Junda Maulana
Junda Maulana saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat. Pria kelahiran Kota Makassar, 8 Juni 1971 ini memiliki rekam jejak panjang dalam dunia birokrasi dan pemerintahan daerah.
Sebelum menempati jabatan definitif di Bapperida Sulbar, Junda Maulana pernah mengemban sejumlah posisi strategis di Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, antara lain Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan di Sekretariat Daerah Sulbar, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, serta Staf Ahli Gubernur bidang Pemerintahan.
Dalam bidang pendidikan, Junda Maulana menempuh jenjang akademik yang mumpuni. Ia meraih gelar Diploma III Pemerintahan dari STPDN Jatinangor pada tahun 1993, gelar Sarjana (S1) Pemerintahan dari IIP Jakarta tahun 1998.
Kemudian, Magister Administrasi Pembangunan Daerah dari Universitas Hasanuddin tahun 2003, serta gelar Doktor (S3) Ilmu Pemerintahan dari Universitas Padjajaran Bandung pada 2010. ***




