POJOKSULSEL, MAKASSAR - Puluhan tenaga kesehatan yang mayoritas perempuan melakulan demo depan Kantor Gubernur Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Kamis (18/9/2025) siang.
Mereka yang tergabung dalam barisam Aliansi Pemerhati Kesehatan Sulsel demo dengan memblokade Jalan Urip Sumoharjo menuju arah Jalan Perintis Kemerdekaan.
Para ibu-ibu serentak memakai baju putih dibalut jilbab biru. Mereka adalah tenaga kesehatan dari Kabupaten Gowa dan Kabupaten Takalar.
Baca Juga: Hadir Pelantikan Andi Sugiarti Mangun Karim, Sekda Sulsel Tegaskan Sinergi Eksekutif dan Legislatif
Para demonstran membawa spanduk dengan beragam tulisan sebagai bagian dari ekspresi tuntutan mereka terhadap pemerintah.
Mulai dari tulisan "Nakes Berduka'.
Ada juga spanduk bertuliskan "Saat Pandemi Kami Hampir Mati, Sekarang Dimatikan oleh Birokrasi"
"Belasan Tahun Mengabdi, Masa Jadi Sukarela Abadi"
Baca Juga: Sitti Husniah Talenrang Resmi Jadi Anggota Kehormatan KAHMI Gowa
Berdasarkan pernyataan sikap, mereka memiliki sembilan poin tuntutan kepada pemerintah, di antaranya:
Mendesak Gubernur Sulsel dan DPRD Sulsel untuk memperjuangkan kepastian status seluruh tenaga kesehatan yang sudah lama mengabdi, tetapi belum terdata dalam pangkalan BKN.
***




