POJOKSULSEL, MAKASSAR - Profil Prof. Dr. H.M. Thahir Maloko, M.H, guru besar Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Alauddin Makassar

Thahir Maloko dikukuhkan sebagai guru besar tetap UIN Alauddin Makassar dalam bidang Ilmu Hukum Perkawinan Islam.

Thahir Maloko lahir di Kampung Nelayan Lamakera, Flores Timur, 16 Juni 1963.

Ia merupakan putra ke lima dari enam bersaudara dari pasangan Abdul Bloeng Pola dan almh Nur Indong.

Baca Juga: Ashabul Kahfi Ajak Semua Pihak Dukung MBG Lawan Stunting dan Ketimpangan

Sejak SD hingga tsanawiah, ia telah membiayai pendidikan dengan berburu ikan pari di laut. Lalu melanjutkan pendidikan di PGAN Kupang dan selesai 1983.

Selama di Kupang, Thahir Maloko berjalan kaki sejauh 3 km ke sekolah. Setiap sore ia menjadi buruh pelabuhan.

Thahir Maloko hijrah ke Ujungpandang, Sulawesi Selatan di tahun 1984. Ia melanjutkan pendidikan di IAIN Alauddin. Meraih gelar sarjana muda pada tahun 1987.

Sementara, gelar sarjana lengkap pada jurusan Peradilan Agama IAIN Alauddin diraihnya pada tahun 1989.

Baca Juga: Gubernur Andi Sudirman Sulaiman Melayat Prof Paturungi Parawansa

Ia menerima beasiswa Supersemar selama kuliah. Namun, itu belum cukup menopang kebutuhan hidupanya selama di perantauan.

Maka, ia memutuskan untuk menjadi cleaning service di tempatnya menimbah ilmu.

Pada tahun 1995, ia diangkat sebagai dosen di Fakultas Syariah IAIN Alauddin.

Ia menyelesaikan S2 pada tahun 2002 dan S3 tahun 2015 di UIN Alauddin Makassar.

Pengalaman jabatan selama mengabdi di UIN Alauddin Makasar, yaitu:

Sekretaris Jurusan Peradilan Agama (2004-2006)

Ketua Jurusan Ilmu Hukum (2006-2008)

Pembantu Dekan II Fakultas Syariah dan Hukum (2008-2012)

Baca Juga: Data BPS Ekonomi Parepare Tumbuh 4,46 Persen, Tasming Hamid: Harus Berdampak pada Kesejahteraan Rakyat!

Oprastional Manager Asrama dan kantin UIN Alauddin Makassar (2013-2015)

Pembantu dekan II Fakultas Sains dan Teknologi (2015-2019) ***