POJOKSULSEL, MAKASSAR - PPTQ Al Imam Al Jazary Takalar bikin bangga. Tiga santrinya juara Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ).
Tiga santri PPTQ Al Imam Al Jazary Takalar, itu juara MHQ Jilid 2 Ikatan Keluarga Darul Huffadh (IKDH) Cabang Makassar.
Wizam Ahmad Al Biruni meraih juara 1 kategori 10 juz. Dua santri PPTQ Al Imam Al Jazary lainnya juga bersinar di MHQ Jilid 2 IKDH Cabang Makassar.
Baca Juga: Rincian 30 ASN Ikut Asesmen Jabatan Administrasi dan Jabatan Fungsional Kemenag Sulbar
Nur Amal meraih juara 2 kategori golongan 20 Juz.
Ihsanul Fikri juga meraih juara 2 pada golongan 30 juz.
Wizam Ahmad Al Biruni mendapatkan ganjaran umrah dari pelaksana kegiatan.
Wizam Ahmad Al Biruni adalah Kepala Subbagian TU Kemenag Takalar Muhammad Afrizal.
Baca Juga: Ini Nama-Nama Calon Paskibraka Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2025
MHQ Jilid 2 antar pondok pesantren se-Sulsel ini digelar selama dua hari di Aula Serbaguna Asrama Haji Sudiang Makassar, yakni 18-19 Juli 2025.
Ada empat kategori yang diperlobagan dalam MHQ IKDH Jilid 2, yakni 5 juz, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz.
Kasubbag TU Kemenag Takalar yang juga PlT Kasi PD Pontren, Muhammad Afrizal menyampaikan apresiasi kepada pengasuh dan seluruh jajaran PPTQ Al Imam Al Jazary Takalar atas prestasi ini.
Pengasuh PPTQ Al Imam Al Jazary adalah KH. Muhammad Humaidi Hatta, Lc., MA.
Baca Juga: 824 Pengurus dan Pengawas Siap Mengabdi Pada 103 Kopdes Merah Putih di Maros
Ketua IKDH Makassar, Ustaz Rajuddin, menegaskan MHQ Jilid 2 bukan sekadar lomba. Tapi ikhtiar menyatukan kembali ruh para huffazh.
"Ini adalah cara kita mempertemukan kembali semangat yang pernah dibangun di pondok, semangat menghafal, menjaga, dan menghidupkan Alquran dalam kehidupan," kata Ustaz Rajuddin.
Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Huffadh, Ustaz Sa’ad Said, memberikan pesan mendalam tentang makna sejati dari menghafal Alquran.
Ia menagaskan, banggalah bukan karena hafal 30 juz, tapi karena hafalan itu membentuk akhlak, membimbing langkah, dan menjauhkan kita dari maksiat.
***




