POJOKSULSEL, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menegaskan komitmennya menjadikan Sulsel sebagai pusat kreatif (creative hub) nasional, khususnya untuk kawasan Indonesia Timur.
Pemprov Sulsel, kata Andi Sudirman Sulaiman, akan mendedikasikan satu gedung di Jalan AP Pettarani sebagai pusat kriya kreatif.
"Sulsel ini akan kami dedikasikan gedung untuk ekonomi kreatif, yakni Kriya Sulsel," kata Andi Sudirman Sulaiman.
Baca Juga: Aksi Heroik Briptu Surya Baskara! Akhiri Konflik Antarwarga Desa Pulliwa dengan Bijak
Menurutnya, keberadaan pusat ini akan menjadi titik strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di kawasan timur Indonesia.
Andi Sudirman Sulaiman sebelumnya menyampaikan terima kasih kepada Presiden RI. Sulsel salah satu dari 17 provinsi prioritas pengembangan ekonomi kreatif nasional dalam RPJMN.
Karena itu, Andi Sudirman Sulaiman berharap agar Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, dapat menjadikan Sulsel sebagai binaan, representatif untuk Indonesia Timur.
"Karena Sulawesi Selatan ini adalah hub, maka tempat itu akan menjadi creative hub-nya,” ujar Gubernur Sulsel.
Baca Juga: Polisi Sudah Selidiki, Puluhan ASN Pemprov Sulbar Kena Mutasi Imbas Perjalanan Dinas Fiktif
Tak hanya infrastruktur, Gubernur Sulsel juga mendorong kolaborasi dengan platform digital seperti TikTok dan Tokopedia untuk mendukung pemasaran produk UMKM lokal.
Ia menekankan pentingnya proses kurasi agar produk yang masuk ke pasar digital benar-benar memiliki daya saing.
"Saya minta ada pojok khusus dari Tokopedia dan TikTok agar membantu menyeleksi produk yang benar-benar siap jual. Kebetulan ibu CEO Tokopedia, Melissa Siska Juminto, hadir di sini,” tambahnya.
Baca Juga: Satu Kloter Utuh, 1.165 Jemaah Calon Haji Kota Makassar Siap Berangkat
Gubernur Sulsel juga mengapresiasi kontribusi para konten kreator yang telah mempromosikan pariwisata Sulsel secara masif.
Ia mencontohkan kawasan Karst Rammang-Rammang yang kini telah masuk standar UNESCO berkat kerja sama berbagai pihak, termasuk kreator lokal.
“Kami bersama Pemkab Maros-Pangkep serta tim Geopark Maros Pangkep telah mendorong Kawasan Karst Rammang-Rammang," kata Andi Sudirman Sulaiman.
"Kini sudah masuk standar UNESCO dan menjadi salah satu yang dinilai tertinggi skornya,” jelasnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, Sulsel terus mengukuhkan posisinya sebagai pionir pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia Timur. ***




