POJOKSULSEL, MAKASSAR - Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar, Dr Abd Rauf Muhammad Amin, yang akrab disapa Rauf Amin, baru saja mewakili Indonesia dalam Konferensi Risalah Amman di Yordania.
Rauf Amin dari UIN Alauddin Makassar ditunjuk Kementerian Agama RI untuk menjadi utusan Indonesia di Konferensi Risalah Amman di Yordania.
Dekan FSH UIN Alauddin Makassar Rauf Amin, yang juga alumni Universitas Al Azhar, Cairo, diberi kehormatan untuk memberikan sambutan dalam seminar mewakili 30 negara.
Baca Juga: Abrasi Pantai di Jeneponto Memprihatinkan, Komisi III DPRD Turun Tangan
Menteri Agama Yordania memberikan penghargaan atas sambutan yang disampaikan oleh Rauf Amin.
Rauf Amin merasa kaget sekaligus bahagia atas kesempatan yang diberikan kepada Indonesia untuk menyampaikan sambutan pada konferensi internasional tersebut.
"Saya kaget, konferensi ini menghadirkan 30 negara dan merupakan perhelatan akbar, lalu saya yang ditunjuk mewakili Indonesia," ujarnya.
Baca Juga: Salah Paham Berujung Perundungan Pelajar SMP di Gowa, Polisi Dalami Tiga Hal Ini
"Saya sangat bahagia. Ucapan selamat mengalir dari berbagai delegasi," tambah Rauf Amin.
Selain partisipasinya dalam konferensi, Rauf Amin juga diundang oleh Dekan Fakultas Syariah Yordania untuk membahas kerja sama kelembagaan.
Ini membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara UIN Alauddin Makassar dan Fakultas Syariah Yordania.
Baca Juga: Kasus Pencurian di Polewali Mandar, Uang Rp24 Juta dan Tabung Gas Raib di Desa Sidorejo
Diketahui, Konferensi Risalah Amman yang digagas oleh Raja Abdullah pada tahun 2004 ini bertujuan mempromosikan persatuan dan toleransi di antara umat Islam.
Konferensi ini dihadiri oleh perwakilan dari 30 negara, termasuk Menteri Wakaf, Mufti Yordania, Mahkamah Agung, dan para duta besar.
Beberapa poin utama yang dibahas dalam konferensi ini adalah pengakuan terhadap 8 mazhab Islam dan larangan pengkafiran terhadap penganut mazhab yang diakui.
***




