POJOKSULSEL, MAKASSAR - Yayasan Kareba Baji Sulawesi Selatan (YKBSS) menggelar sosialisasi mengenai penyakit TBC (tuberkulosis) dan kanal aduan LaporTBC di sejumlah sekolah Muhammadiyah di Kota Makassar.
Sosialisasi penyakit TBC menyasar empat sekolah Muhammadiyah, yaitu MTs Muallimin, MA Muallimin, SMA Muhammadiyah 6, dan SMK Muhammadiyah 3.
Sosialisasi penyakit TBC di sekolah Muhammadiyah bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang bahaya penyakit TBC, pencegahannya, serta cara penanganannya.
Baca Juga: Yasir Tekankan Dampak Positif Musrenbang Kecamatan Tamalate bagi Masyarakat
Kegiatan sosialisasi ini memberikan edukasi mengenai penyakit TBC dan kanal aduan LaporTBC, termasuk gejala, penyebab, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan dan pengobatan yang tepat.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dini dan pengobatan yang tepat untuk mengurangi penyebaran TBC di kalangan masyarakat.
"Kami sangat senang dapat mengadakan kegiatan sosialisasi ini di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Makassar," kata Asriani, Koordinator Lapor TBC Yayasan Kareba Baji.
Baca Juga: Danny Pomanto Kunjungi 3 Fasilitas Program Dekarbonisasi di Jepang
"Kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi siswa-siswi untuk terlibat dalam memerangi penularan TBC."
Acara ini dihadiri oleh beberapa orang anggota dari Yayasan Kareba Baji Sulawesi Selatan, siswa-siswi MTs Muallimin, MA Muallimin, SMA Muhammadiyah 6, dan SMK Muhammadiyah 3, serta para guru dan tenaga kependidikan.
Kepala MA Muallimin, Muhajir, mengapresiasi langkah YKBSS yang telah melakukan sosialisasi penyakit TBC.
Baca Juga: Langkah-Langkah Prof Fadjry Djufry Wujudkan Swasembada Pangan di Sulsel
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi siswa-siswi kami," kata Muhajir.
Kegiatan berlangsung di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Makassar, yang mencakup MTS.Muallimin, MA.Muallimin, SMA Muhammadiyah 6, dan SMK Muhammadiyah 3.
Acara ini diselenggarakan pada 23 Januari 2025, dimulai pukul 10.00 WITA, setelah para siswa-siswi serta guru melaksanakan Sholat Dhuha berjamaah.
Penyakit TBC masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia, termasuk di Sulawesi Selatan.
Sosialisasi ini dilakukan untuk memberikan informasi yang akurat kepada siswa tentang penyakit TBC dan kanal aduan LaporTBC, agar mereka bisa mengenali gejalanya dan tahu cara pencegahannya.
Baca Juga: Langkah-Langkah Prof Fadjry Djufry Wujudkan Swasembada Pangan di Sulsel
Hal ini diharapkan dapat memperkecil risiko penularan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengobatan yang tepat.
Acara dimulai dengan pemaparan materi tentang penyakit TBC dan kanal aduan LaporTBC yang disampaikan oleh salah satu perwakilan dari Yayasan Kareba Baji Sulawesi Selatan.
Sesi ini diikuti dengan diskusi dan tanya jawab untuk menjawab berbagai pertanyaan dari siswa dan tenaga pendidik.
Baca Juga: 114 Peserta Ikut Seleksi Petugas Haji Daerah di Sulsel, Direktur Bina Haji Pesan Begini
Melalui pendekatan interaktif ini, diharapkan informasi tentang TBC dapat disampaikan dengan jelas dan dimengerti oleh para peserta.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para siswa di Kompleks Perguruan Muhammadiyah Makassar dapat lebih waspada terhadap penyakit TBC dan menjadi agen penyuluh yang menyebarkan informasi ini di lingkungan mereka masing-masing.
Kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk menjalin kerjasama antara Yayasan Kareba Baji dengan lembaga pendidikan dalam upaya meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat, dan pentingnya waspada akan penularan penyakit TBC.
***




