POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - Pjs Wali Kota Makassar Andi Arwin Azis meminta seluruh camat dan lurah untuk mengantisipasi datangnya puncak musim hujan di Kota Makassar.

Andi Arwin Azis menyebutkan, berdasarkan informasi dari BMKG, puncak musim hujan di Makassar diperkirakan mulai pada Desember hingga Januari mendatang.

Olehnya itu, Andi Arwin Azis menginstruksikan seluruh jajarannya untuk mulai melakukan antisipasi banjir yang bisa setiap saat menggenang sejumlah titik di Makassar.

Baca Juga: Info Terbaru Proyek Stadion Sudiang Makassar, Sudah Dilaporkan ke Mas Wapres Gibran, Hasilnya...

"Curah hujan diperkirakan akan tinggi di Desember dan Januari nanti. Makanya seluruh pihak harus mulai mengantisipasi dari sekarang," beber Andi Arwin Azis.

Menurut dia, Pemkot Makassar juga telah melaksanakan rakor persiapan musim hujan beberapa waktu lalu.

Rakor ini diharapkan seluruh pihak bisa meminimalisir risiko dan dampak dari tingginya curah hujan nantinya.

Baca Juga: Dosen FIKOM Universitas Muslim Indonesia Beri Pelatihan Pembuatan Website dan Blog

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Makassar menyebutkan ada empat kecamatan di Makassar yang rawan banjir saat puncak musim hujan.

Titik-titik rawan banjir ini berada di Kecamatan Tamalanrea, Biringkanaya, Manggala, serta Kecamatan Panakkukang.

Titik-titik rawan banjir di Makassar ini merupakan hasil pemetaan oleh BPBD Makassar.

Baca Juga: Profil Abd Rahman Buhnadi, Ketua Terpilih Asosiasi Penghulu Republik Indonesia Sulsel

Kepala Pelaksana BPBD Makassar Hendra Hakamuddin mengaku, pihaknya menyiapkan sebanyak 10 unit perahu karet, perahu lipat dan perahu fiber untuk melakukan antisipasi korban banjir.

Selain itu, pihaknya juga standby 24 jam untuk memantau dan memonitoring terhadap titik-titik rawan banjir saat datangnya musim penghujan.

Baca Juga: Bugis Merajut Peradaban: Memadukan Tradisi, Agama, dan Modernitas

***