POJOKSULSEL, MAKASSAR - Universitas Muslim Indonesia (UMI) terus menunjukkan solidaritasnya untuk perjuangan Rakyat Palestina di berbagai kegiatan.

Terbaru, UMI menggelar shalat ghaib atas wafatya Pejuang Palestina Ismail Haniyeh.

Kepala Biro Politik Hamas Palestina itu diduga dibunuh dengan menggunakan bahan peledak di kediamannya, Teheran, Iran, pada Selasa, 31 Juli 2024.

Baca Juga: Amir Uskara PPP Respons Duet Danny Pomanto dan Azhar Arsyad untuk Pilgub Sulsel

Pelaksanaan Shalat Ghaib itu digelar dalam rangkaian zikir dan doa awal Bulan keluarga besar UMI di Masjid Umar Bin Khattab, Jumat (2/8/2024).

Shalat ghaib ini dipandu langsung oleh pimpinan Pesantren Unggulan Darul Mukhlisin UMI Padanglampe.

Shalat ghaib yang didahului dengan shalat duha Berjamaah ini dipimpin langsung oleh Asisten Direktur I Pesantren Mahasiswa UMI, Darul Mukhlisin Dr. H Ahmad Basit, Lc, MA.

Baca Juga: 581 Pendaftar Magister dan Doktor Ikut Tes Masuk Pascasarjana UIN Alauddin Makassar, Ini Rinciannya

“Mari melaksanakan Shalat untuk pejuang Paletina Ismail Haniyeh yang selama ini mengabdikan hidupnya untuk memperjuangkan Kemerdekaan Palestina,” ungkap Ahmad Basit sebelum memimpin pelaksanaan shalat ghaib.

Rektor UMI Prof Dr H Sufirman Rahman, menerangkan bahwa solidaritas UMI terhadap Palestina telah dilakukan dengan berbagai bentuk.

Mulai dari memberikan donasi sebesar Rp2 miliar, hingga berbagai gerakan solidaritas berupa kampnye free Palestina dalam even resmi hingga penandatanganan Petisi Solidaritas.

Baca Juga: Nama-nama Pejabat Pemprov Sulsel yang Baru Dilantik, Ada Mantan Sekprov

“UMI memberikan donasi untuk Rakyat Pelestina lewat Duta besarnya, peringatan 1 Muharram sambil mengkampenyekan Free Palestina, hingga berbagai petisi solidaritas, serta masih banyak lagi,” kata Prof Sufirman dalam siaran persnya.

 

***