POJOKSULSEL, MAKASSAR - Penjabat Bupati Sinjai TR Fahsul Falah bangga Kabupaten Sinjai dikunjungi Presiden Joko Widodo.

Rasa bangga Fahsul Falah tidak bisa disembunyikan setelah menerima kunjungan Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana Jokowi

Rasa bangga Fahsul Falah karena pertama dalam sejarah Kabupaten Sinjai dikunjungi Presiden RI.

Baca Juga: Kabar Baik! Pemkot Parepare Pastikan Stok Pupuk Urea Cukupi Kebutuhan Petani

“Saya ucapkan terima kasih kepada bapak Presiden Joko Widodo dan ibu Iriana yang telah datang di Kabupaten Sinjai," katanya.

"Ini adalah kebanggaan tersendiri bagi kita semua. Mudah-mudahan kehadiran bapak Presiden dapat membawa dampak positif untuk kemajuan Sinjai ke depan," tambah Fahsul Falah.

Saat berkunjung ke Kabupaten Sinjai, Presiden Jokowi menyambangi RSUD Sinjai dan melihat langsung fasilitas kesehatan maupun pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

Baca Juga: Saiful Jihad Minta PKD Lakukan Pengawasan Melekat Proses Coklit

Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkesan dengan penataan RSUD Sinjai.

"Ini Rumah Sakit Daerah yang saya lihat bersih, penataannya baik, dokternya juga lebih dari cukup," kata Jokowi di sela kunjungan kerja di RSUD Sinjai, Kamis (4/7/2024).

Pada kesempatan itu, Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya selalu menanyakan dokter spesialis jantung setiap melakukan kunjungan kerja di daerah.

Baca Juga: Komite Medik RSUD Andi Makkasau Edukasi Tentang Anak di Acara Talkshow

"Di sini (RSUD Sinjai) tadi saya menanyakan ke Pak Dirut. Ada dua. Bagus," kata Jokowi.

Ia mengatakan, jumlah dokter RSUD Sinjai sudah lebih dari cukup. Terlebih, ada 23 dokter spesialis, dua di antaranya spesialis jantung.

"Yang lain 23 spesialis ada. Hebat," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Jokowi memeriksa alat CT Scan dan X Ray modern kiriman dari Kementerian Kesehatan RI.

Dalam kunjungan kerjanya, Presiden juga turut didampingi oleh Menteri Pertanian A. Amran Sulaiman, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, serta Pj Gubernur Sulawesi Selatan Prof. Zudan Arif Fakrulloh. ***