POJOKSULSEL.com, MAKASSAR - BMKG Wilayah IV Makassar mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda sejumlah wilayah Sulsel dalam tujuh hari kedepan,

Peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan BMKG Wilayah IV Makassar berupa potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan BMKG Wilayah IV Makassar ini mulai Tanggal 23-29 April 2024.

Baca Juga: Lengkap... Daftar Harga Tiket Konser Musik Sheila On 7 di 5 Kota, Paling Murah Rp325.000, Sudah Siap War Tiket?

Berikut peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan BMKG Wilayah IV Makassar untuk 7 hari kedepan:

Peringatan Dini 23-25 April 2024

Potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang berpeluang terjadi di wilayah Barru, Bone, Bantaeng, Bulukumba, Enrekang, Gowa.

Selain itu juga berpotensi di wilayah Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Makassar, Maros Palopo, Pangkep, Parepare.

Baca Juga: Tim Chaidir Syam dan Suhartina Bohari Kompak Ambil Formulir di Sekretariat Demokrat, Kembali Duet di Pilkada Maros 2024?

Serta Takalar, Tana Toraja, Toraja Utara, Sinjai, Selayar, dan Kabupaten Soppeng.

Peringatan Dini 26-29 April 2024

Potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang berpeluang terjadi di wilayah Pinrang, Enrekang, Gowa, Takalar, Palopo, Luwu.

Serta wilayah Luwu Utara, Sidrap, Bone, Wajo, Sinjai dan Kabupaten Bulukumba.

Baca Juga: Siapkan Dokumen dari Sekarang, PPDB 2024 Makassar Segera Dibuka

"Waspada potensi kilat/petir disertai angin kencang," demikian peringatan yang diumumkan BMKG Wilayah IV Makassar di media sosial Instagram @bmkgsulsel, Senin 22 April 2024.

Sebelumnya diberitakan, BMKG Stasiun Klimatologi Maros memprediksi awal musim kemarau di Sulsel diprediksi terjadi mulai Bulan Juni 2024 mendatang.

Sedangkan untuk puncak musim kemarau di Sulsel diprediksi terjadi di Bulan Agustus mendatang.

Baca Juga: Posyandu Remaja Segera Diluncurkan untuk Para Remaja Binaan LPKA Kelas II Maros

BMKG Stasiun Klimatologi Maros juga menyebutkan, jika dibandingkan dengan rata-ratanya selama 30 tahun, awal musim hujan di Sulsel 2024 maju dari rata-ratanya.

***