POJOKSULSEL, MAKASSAR - Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhannis mengakui kelebihan Profesor Muhaemin Latif dalam menciptakan diksi.

Hal itu diungkapkan Prof Hamdan Juhannis saat sambutan pada acara pengukuhan guru besar UIN Alauddin Makassar, di Auditorium kampus 2 Jalan HM Yasin Limpo, Senin (4/3/2024).

"Profesor Muhaemin ini, bro saya ini kader saya. Muhaemin itu kader saya, sangat pintar menciptakan diksi. Itu kelebihannya yang saya tidak bisa tandingi," kata Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis.

Baca Juga: Rekapitulasi Tingkat Provinsi, Said Usman Umar Sebut Belum Ada Persoalan Terkait Hasil Pemilu di Sulbar

Ia mengatakan, dalam pidato pengukuhanannya, Profesor Muhaemin menciptakan diksi kelezatan akademik. Diksi itu tidak pernah orang lain pakai sebelumnya.

Bahkan, kata Prof Hamdan Juhannis, konten TikTok dan Instagramnya yang viral tentang sarjana ori, juga produksi Prof Muhaemin.

"TikTok, Instagram saya yang pernah viral, itu sarjana ori, itu produksinya Profesor Muhaemin, kekafiran ekologis, itu ciptaannya Prof Muhaemin," katanya.

Baca Juga: Mantan Ketua OKK KNPI Sebut Hasil Pileg DPR RI Dapil Sulbar Jadi Gambaran Awal Peta Kekuatan Pilgub

Pada bagian lain sambutannya, Prof Hamdan Juhannis mengatakan, jika Prof Muhaemin dalam empat tahun terakhir, telah sukses menjadi sahabat terbaiknya.

"Khusus untuk Profesor Muhaemin, empat tahun terakhir ini, betul-betul telah sukses menjadi back-up intelektual saya," katanya.

Dirinya mengungkapkan, Prof Muhaemin telah mampu mengeksekusi keinginan intelektualnya.

"Saya tunjukkan saya mau ini, beliau berhasil memberikan. Bahkan kadang menawarkan kepada saya ide-ide yang kadang belum sempat saya pikirkan," katanya.

Baca Juga: Agus Ambo Djiwa, Suhardi Duka, Ajbar, Tanggapi Hasil Pileg DPR RI Dapil Sulbar yang Beredar di Medsos

Diketahui, Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis kembali menggukuhkan tiga guru besar. Yaitu

1. Prof Dr Muhsin Mahfudz, guru besar dalam bidang Ilmu Tafsir Fakultas Ushuluddin dan Filsafat.

Dirinya akan menyampaikan pidato guru bersar berjudul Kontestasi Tafsir Skripturalis dan Tafsir Substansialis pada Halaqah Tafsir di Tengah Gempuran Tafsir Al Qur'an di Media Sosial.

2. Prof Dr KH Hamzah Harun Al Rasyid, guru besar dalam bidang Ilmu Teologi Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Anregurutta Prof Hamzah Harun menyampaikan pidato berjudul Abu Hasan Al-Asy'ari: Pembangun Mazhab Teologi Moderat dalam Islam. (Relevansinya dalam Kehidupan Kontemporer).

Baca Juga: Pengurus Masjid Umar Bin Khattab BSR 2 Maros Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis Sambut Ramadhan

3. Prof Dr Muhaemin Latif, guru besar dalam bidang Pemikiran Islam Fakultas Ushuluddin dan Filsafat.

Dirinya menyampaikan pidato pengukuhan berjudul Membumikan Teologi Lingkungan: Sebuah Mitigasi Krisis Ekologi.***