POJOKSULSEL, MAKASSAR - Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis merespons penetapan enam guru besar UIN Alauddin Makassar di awal tahun 2024.
Menurut Prof Hamdan Juhannis, enam guru besar baru UIN Alauddin Makassar akan memperkuat posisi akademik UIN Alauddin Makassar.
"Ini akan memperkuat posisi akademik UIN Alauddin Makassar dan menjadi salah satu PTKIN jumlah guru nesar terbanyak," kata Prof Hamdan Juhannis.
Baca Juga: BPBD Terima Laporan 7 Lokasi Terdampak Angin Kencang di Kabupaten Maros
Pada kesempatan yang sama, Prof Hamdan Juhannis menyampaikan selamat kepada enam dosen UIN Alauddin Makassar yang berhasil meraih gelar akademik tertinggi sebagai guru besar.
Ia mengatakan, bertambahnya jumlah guru besar UIN Alauddin Makassar, akan memperkuat disiplin keilmuan dan penguatan akreditasi.
Ia mengatakan, guru besar akan menciptakan iklim akademik yang kondusif, menggeliat dengan memiliki keahlian pada bidangnya.
"Ini sebuah kegembiraan, sebuah kemewahan bagi UIN Alauddin Makassar yang terus akselerasi penambahan guru besar," katanya.
Baca Juga: Komite Medik RSUD Andi Makkasau Bahas Waspada Bahaya Penyakit Stroke di acara Talkshow
Karena itu, Prof Hamdan Juhannis berharap agar kehadiran 6 guru besar baru di UIN Alauddin Makassar, menjadi daya dorong para dosen berstatus Lektor Kepala untuk segera mengebut pencapaian gelar guru besar.
Enam guru besar baru UIN Alauddin Makassar di awal tahun 2024 adalah:
Mantan Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Dr Firdaus Muhammad sebagai guru besar dalam bidang Komunikasi Politik Islam.
Baca Juga: Chaidir Syam Buka MTQ Kabupaten Maros, Bupati Harap Musabaqah Jadi Motivasi Cinta Alquran
Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Dr Muhaemin sebagai guru besar dalam bidang Pemikiran Islam
Dr Andi Miswar M.Ag meraih guru besar pada Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar.
Dr. H. Hamzah, M.A, sebagai guru besar Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar.
Dr. Achmad Musyahid Idrus S.Ag, M.Ag, meraih guru besar pada Fakultas Syariah dan Hukum.
Dr. Muhammad Sabri M.Ag juga meraih gelar guru besar pada Fakultas Syariah dan Hukum. ***




