POJOKSULSEL, MAKASSAR - Ikatan Keluarga Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas), bersama AAS Foundation, menyalurkan bantuan di dua lokasi kebakaran Makassar.
Lokasi kebakaran Makassar pertama penyaluran bantuan IKA Unhas dan AAS Foundation di Jalan Mamoa Baru Makassar. Ada empat rumah yang terbakar di lokasi tersebut.
IKA Unhas dan AAS Faundation juga menyalurkan bantuan kepada para korban kebakaran Makassar di Jalan Serigala, Makassar. Terdapat 12 rumah ludes.
Baca Juga: RSUD Andi Makkasau Parepare Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-58 Wali Kota Taufan Pawe
Bantuan untuk para korban kebakaran di dua lokasi berbeda di Makassar, diserahkan oleh Andi Amran Sulaiman, Founder AAS Foundation sekalikus Ketua Umum IKA Unhas.
Puluhan kepala keluarga (KK) yang rumahnya terbakar, menerima bantuan dari Andi Amran Sulaiman. Masing-masing beras 20 karung berisi 100 kilogram, juga 10 karung gula pasir berisi 100 kilogram dan puluhan kardus mi instan.
"Bantuan tersebut cukup untuk menungjang hidup korban kebakaran selama tiga bulan ke depan. Dan kami dari AAS Foundation, saat ini dibantu AAS Community, IKA Unhas, menyalurkan bantuan. Kita melebur dalam perbedaan. Hebatnya orang Sulsel itu, selalu bahu membahu saling membantu," kata Andi Amran Sulaiman.
Dia lalu bercerita dan mengenang, jika rumah keluarganya saat masih di bangku kuliah juga pernah habis terbakar, sehingga dirinya yang 12 bersaudara, harus tidur di bawah pohon dan membuat tenda untuk berlindung, dengan hanya mengkonsumsi mi instan saja.
Alasan itu, membuat Amra, selalu turun tangan membantu korban-korban kebaran dan bencana lainnya. Karena menurutnya, bencana itu adalah ujian. "Ujian bagi semua, ujian kesabaran bagi mereka yang terkena musibah karena kehilangan barang-barang, dan ujian bagi yang tidak terkena musibah, untuk tetap menjaga silaturahmi dan selalu beramal, juga berbuat baik," serunya.
Mantan menteri pertanian era pertama Presiden Joko Widodo itu pun menegaskan, jika dirinya selalu membantu yang kesusahan. Kalau pun tidak bisa hadir, pasti akan ada perwakilan yang turun memberi bantuan. "Untuk para korban , untuk selalu bersabar, karea setiap ujian akan ada hikmahnya," pesannya.
Baca Juga: Taufan Pawe Lepas Habibie Fun Run, Salah Satu Sektor Peningkatan UMKM
Andi Amran Sulaiman menegaskan, AAS Foundation, dan IKA Unhas, akan selalu ada untuk kemanusiaan. "Yang penting adalah saling membantu, mengulurkan tangan. Membantu itu bukan dilihat dari nilai materinya, tapi nilai ibadahnya, dan kita saling membantu," tegasnya.
Di Kota Makassar, sepanjang 2024, hingga Oktober Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar mencatat, jumlah kasus kebakaran sebanyak 275 kejadian.
Penyebab utama masih didominasi arus pendek atau korsleting listrik sebanyak 93 kasus. Ada juga kebocoran gas sebanyak 17 kasus, kelalaian akibat kompor enam kasus dan lilin dua kasus serta kebakaran alang-alang 114 kasus.
Baca Juga: FK GARDA dan PHI Undang Akademisi Bahas Polemik Batas Usia Capres dan Cawapres
Dari jumlah kejadian itu, terdapat 119 unit rumah, 46 toko/kios, 27 unit gedung industri/perusahaan, 13 unit gudang dan 10 kendaraan terdampak kebakaran.
Sementara jumlah korban terdampak musibah kebakaran sebanyak 432 jiwa dengan 189 kepala keluarga dan korban luka 20 orang. Luas area terbakar total 18.510 meter persegi dengan kerugian materiil ditaksir senilai Rp16,8 miliar lebih. ***




