POJOKSULSEL, MAKASSAR - Gabungan anggota Resmob Polda Jawa Barat dan Resmob Polda Sulsel meringkus komplotan pelaku penipuan modus penjualan barang di media sosial yang menelan kerugian Rp221 juta. Korbannya adalah warha Jawa Barat.
Penangkapan komplotan penipuan dengan modus penjualan barang di media sosial dilakukan di salah satu rumah di Kecamatan Dua Pitue, Kabupten Sidrap, Rabu (17/7/2024.
Anggota Resmob Polda Jabar dan Resmob Polda Sulsel dipimpin oleh Kompol Benny Pornika serta Panit 2 Opsnal Ipda Abdillah Makmur, mengamankan 5 pelaku komplotan penipuan ratusan juta rupiah, yaitu RAA alias Ciking (29), MA (26), FF (28), AA (27) dan HM (53).
Baca Juga: Pemkot Parepare Kolaborasi Kemenag, Baznas dan LAZ Tangani Kemiskinan Lewat Bantuan Langsung
Selain itu, polisi mengamankan barang bukti berupa telepon seluler dan buku rekening bank yang digunakan komplotan pelaku penipuan dalam melancarakan aksinya.
Polisi juga menyita narkotika jenis sabu saat menampak komplotan pelaku penipuan ratusan juta rupiah.
Komplotan pelaku penipuan di media sosial itu melancarkan modus menawarkan barang branded merk luar negeri dengan harga lebih murah.
Baca Juga: Selamat! Pj Bupati Mamasa Muhammad Zain Terpilih sebagai Ketua Umum BPP KKMSB
Pada saat korban tertarik membeli produk yang mereka tawarka di media sosial, maka terjadilah komunikasi.
Setelah itu, korban kembali dihubungi oleh rekan lainnya yang masih satu komplotan berpura-pura sebagai petugas bea cukai.
Ia menyampaikan kepada korban bahwa barang yang dipesannya tertahan di Imigrasi dengan dalih terkendala kepabeanan.
Baca Juga: Kronologi Warga di Kabupaten Barru Tersambar Kereta Api Trans Sulawesi Hingga Meninggal di Tempat
Barang tersebut baru bisa diambil setelah mentransfer sejumlah uang.
Namun, setelah korban mentransfer uang sebesar Rp221 juta ke rekening bank yang telah ditentukan komplotan pelaku, nomor telepon korban lalu diblokir.
Kanit Cyber Polda Jabar, AKP Reno Apri mengatakan, para pelaku akan dibawa ke Polda Jawa Barat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Laporan dari Korban di Jawa Barat seperti itu, dan setelah kami analisa langsung mengarah ke Kabupaten Sidrap. Kami di backup Resmob Polda Sulsel untuk melakukan penangkapan," singkat AKP Reno Apri di Posko Resmob Polda Sulsel. ***




