POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, memantau lokasi bentrokan di Kecamatan Tallo, Kamis (6/11/2025) malam.

Kombes Arya Perdana, menyayangkan bentrokan yang kembali terjadi di Kecamatan Tallo. Padahal, berbagai upaya telah dilakukan dengan mempertemukan beberapa pihak. Termasuk penempatan pos pengamanan gabungan Brimob, TNI, dan Satpol PP selama kurang lebih satu bulan.

Kombes Arya Perdana menegaskan, jika ingin tidak terjadi lagi bentrokan maka perlu pengawasan ketat orang tua. Sebab, pelaku tawuran di Kecamatan Tallo adalah anak-anak.

"Ini ada anggapan yang salah, kalau ingin anak-anaknya tidak terlibat kasus hukum ya jangan biarkan tawuran, kami berupaya untuk melindungi orang-orang yang tidak bersalah, kalau baca orang ditangkap pasti karena ada kesalahan. Karena kesalahan itu membuat orang lain menderita," katanya.

Baca Juga: BAZNAS Luncurkan Tiga Balai Ternak di Sulsel dengan Total Bantuan Rp2,1 Miliar, Ini Daftar Lengkapnya!

Kapolrestabes Makassar juga mewanti-wanti pihak yang berupaya melindungi pelaku tawuran

"Jadi pelaku pelaku kriminal jangan dilindungi. kalau misalnya mereka turut melindungi ada pasal juga, melindungi orang-orang yang melakukan tindakan pidana, mereka juga bisa kena pasal," katanya.

Pada kesempatan itu, Kapolrestabes Makassar juga mengeluarkan lima imbauan kepada warga, terutama ibu-ibu yang berada di wilayah bentrokan.

Pertama, jangan terprovokasi. Kedua, jangan memprovokasi. Ketiga, jangan jadi penonton. Keempat, didik anak-anaknya dengan baik dengan tidak membiarkan anak-anak ikut tawuran.

Baca Juga: Prof Ida Komitmen Atensi Masalah Kekerasan Selama Pimpin Masa Transisi UNM: Mandat Pertama Menteri!

"Kelima, kalau memang salah dikasi tahu, kalau memang tidak mau diserahkan ke polisi dikasi tahu jangan sampai melakukan halhal negatif sampai tindak pidana," ungkapnya.

Diketahui, Bentrokan antarwarga di Kecamatan Tallo kembali terjadi. Bahkan, satu rumah sempat terbakar terkena lemparan bom molotov dalam tawuran di Jalan Lembo, di Kecamatan Tallo, Kamis (6/11/2025). Beruntung kebakaran itu cepat dipadamkan.

Bentrokan yang melibatkan pemuda dan anak di bawah umur terjadi di beberapa lokasi di Kecamatan Tallo, seperti Kampung Sapiria, Kampung Borta, Jalan Lembo, Jalan Layang, hingga Jalan Tinumbu Lorong 148.

Bentrokan antar warga itu kembali pecah setelah pasukan TNI, Polri, dan Satpol PP telah ditarik pasca sebulan melakukan pengamanan di lokaso tersebut.

Kapolresrabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana menegaska, sebenarnya semua pihak telah bersepakat untuk tidak melakukan tawuran dalam proses mediasi yang dilakukan sebelumnya.

Namun, karena masih ada tawuran maka ditempatkan pos pengamanan gabungan dari Brimob, TNI dan Satpol PP selama kurang lebih satu bulan.

"Sebenarnya ini situasi sudah mulai kondusif. Pasukan ditarik, dan lanjut main lagi," kata Kombes Arya Perdana.

Kapolrestabes Makassar, mengingatkan kepada masyarakat untuk memperketat pengawasan terhadap anaknya. Sebab, para pelaku tawuran didominasi oleh remaja.

Baca Juga: Aktivitas Hari Pertama Berkantor Plh Rektor UNM Prof Farida Patittingi, Kumpulkan Pimpinan dan Senat

"Kalau hanya selalu harus diawasi, ya kota akan sulit melakukan situasi yang kondusif. Ini terlebih lagi pada orang harus menjaga anak-anaknya. Karena ini pemainnya anak-anak semua," katanya. ***