POJOKSULSEL, MAKASSAR - Bentrokan antar warga di Kecamatan Tallo kembali terjadi. Bahkan, satu rumah sempat terbakar terkena lemparan bom molotov dalam tawuran di Jalan Lembo, di Kecamatan Tallo, Kamis (6/11/2025). Beruntung kebakaran itu cepat dipadamkan.
Bentrokan yang melibatkan pemuda dan anak di bawah umur terjadi di beberapa lokasi di Kecamatan Tallo, seperti Kampung Sapiria, Kampung Borta, Jalan Lembo, Jalan Layang, hingga Jalan Tinumbu Lorong 148.
Bentrokan antar warga itu kembali pecah setelah pasukan TNI, Polri, dan Satpol PP telah ditarik pasca sebulan melakukan pengamanan di lokaso tersebut.
Kapolresrabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana menegaska, sebenarnya semua pihak telah bersepakat untuk tidak melakukan tawuran dalam proses mediasi yang dilakukan sebelumnya.
Namun, karena masih ada tawuran maka ditempatkan pos pengamanan gabungan dari Brimob, TNI dan Satpol PP selama kurang lebih satu bulan.
"Sebenarnya ini situasi sudah mulai kondusif. Pasukan ditarik, dan lanjut main lagi," kata Kombes Arya Perdana.
Baca Juga: Prof Ida Komitmen Atensi Masalah Kekerasan Selama Pimpin Masa Transisi UNM: Mandat Pertama Menteri!
Kapolrestabes Makassar, mengingatkan kepada masyarakat untuk memperketat pengawasan terhadap anaknya. Sebab, para pelaku tawuran didominasi oleh remaja.
"Kalau hanya selalu harus diawasi, ya kota akan sulit melakukan situasi yang kondusif. Ini terlebih lagi pada orang harus menjaga anak-anaknya. Karena ini pemainnya anak-anak semua," katanya.
Ia mengatakan, jika anak-anak menjadi pelaku kriminalitas, tentu akan berdampak buruk pada kondisi psikologi mereka.
Baca Juga: Aktivitas Hari Pertama Berkantor Plh Rektor UNM Prof Farida Patittingi, Kumpulkan Pimpinan dan Senat
Dengan insiden tersebut, Kombes Arya Perdana memastikan untuk kembali menempatkan pengamanan di lokasi bentrokan.
"Hari ini kita tempatkan pasukan lagi, semoga tidak ada lagi tawuran. Kalau ada pelaku yang bisa kami dapat, kami akan tindak tegas," katanya. ***




