POJOKSULSEL, PAREPARE - Fasilitas umum di kawasan Terminal Pelabuhan Nusantara Kota Parepare menjadi sorotan warga.

Pelabuhan Nusantara Kota Parepare dinilai bertanggung jawab atas sejumlah keluhan terkait kondisi fasilitas uumum yang dinilai tidak layak dan tidak sebanding dengan tarif masuk yang cukup tinggi.

Sejumlah warga mengaku kecewa dengan pelayanan yang ada di Pelabuhan Nusantara. Salah satu calon penumpang, Iwan, menuturkan bahwa fasilitas umum seperti toilet di dalam area pelabuhan sangat jorok dan terbengkalai.

“Kami bayar Rp45 ribu setiap kali masuk dengan kendaraan, tapi fasilitas yang disiapkan tidak memadai. Ruang tunggu panas, diperparah dengan toilet umum yang kotor dan tidak terurus,” keluh Iwan, Rabu (8/10/2025).

Baca Juga: 3 Serangan Brutal Geng Motor Terobos Diungkap Polsek Manggala, Ternyata Ini Motif Para Pelaku

Ia juga mengaku kondisi tersebut sudah berlangsung lama tanpa ada perbaikan dari pihak PT Pelindo sebagai pengelola.

"Retribusi yang dibayarkan masyarakat cukup membebani, tapi fasilitasnya justru dibiarkan begitu saja. Tidak ada perhatian sama sekali,” tambahnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Pelindo Parepare belum memberikan keterangan resmi. Salah seorang staf bagian SDM yang dihubungi enggan memberikan komentar terkait keluhan tersebut.

Baca Juga: 3 Jambret viral di Kota Makassar Tertangkap, Ini Deretan Kasusnya

Menanggapi hal itu, pihak Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Parepare memastikan telah menindaklanjuti laporan warga dengan menggelar rapat bersama pihak PT Pelindo.

“Jadi, terkait keluhan fasilitas di Terminal Pelabuhan Nusantara, kami sudah melakukan pemantauan. Bukan hanya soal toilet, tapi juga ada beberapa keluhan lain dari masyarakat. Oleh karena itu, KSOP akan memberikan surat ke pihak operator terkait beberapa pemenuhan yang harus segera ditindak lanjuti," jelas Bagian Humas KSOP Parepare, Eko.

Eko menegaskan, pihaknya akan terus mengawasi dan memastikan agar operator pelabuhan melakukan perbaikan fasilitas sesuai standar pelayanan publik.

Baca Juga: Pesan Dirjen Pendis kepada Enam Guru Besar IAIN Parepare: Riset Harus Jadi Solusi Publik

"Kami berharap ini segera ditindaklanjuti demi kenyamanan pengguna jasa pelabuhan,” pungkasnya.

Penulis: Haerul Amran