POJOKSULSEL, BULUKUMBA - Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenag Sulsel) melakukan redistribusi terhadap 192 Aparatur Sipil Negara (ASN) formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019.

Redistribusi ratusan ASN formasi CPNS tahun 2019 lingkup Kanwil Kemenag Sulsel, tersebar di 22 kabupaten/kota.

Kabupaten Bulukumba jadi daerah terbanyak dapat redistribusi CPNS formasi tahun 2019 lingkup Kanwil Kemenag Sulsel. Jumlahnya mencapai 28 orang. Disusul Bone 21 orang dan Pangkep 17 orang

Redistribusi tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pada hari kedua kegiatan Evaluasi Kinerja Unit Sekretariat Kanwil Kemenag Sulsel yang berlangsung di Pantai Parangluhu, Kabupaten Bulukumba, Senin (26/1/2026).

Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, H. Ali Yafid, menegaskan bahwa redistribusi ASN bukan dilakukan secara instan, melainkan melalui kajian mendalam dan berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Baca Juga: Program Bedah Rumah Milik Pasa Daeng Sisi di Takalar Rampung, Gubernur Sulsel Bersyukur

“Redistribusi ini melalui kajian yang sangat panjang dan menyita waktu. Memindahkan seorang guru agama tidaklah semudah yang dibayangkan,” ujar Ali Yafid.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut didasarkan pada analisis beban kerja serta kebutuhan riil organisasi di masing-masing daerah.

Tim SDM dan Aparatur Kanwil Kemenag Sulsel bekerja intensif untuk memastikan ASN yang dipindahkan tetap memiliki pengganti dan mampu berkinerja optimal di tempat tugas yang baru.

“Kajiannya berdasarkan analisis beban kerja, bukan dilakukan secara asal. Karena itu, tim SDM bekerja siang dan malam agar redistribusi ini tepat sasaran dan tidak menimbulkan kekosongan layanan,” tambahnya.

Penyerahan SK redistribusi dilakukan secara kolektif oleh Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulsel, H. Aminuddin, didampingi Ketua Tim SDM dan Aparatur, H. Sopyan Ahmad.

Baca Juga: Songsong Pemilu 2029, Partai Gerakan Rakyat Mulai Konsolidasi di Kota Makassar

SK tersebut diserahkan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota masing-masing.

Dalam arahannya, Ali Yafid juga menyoroti kondisi riil di sejumlah satuan kerja, khususnya keterbatasan sarana dan prasarana pendukung pelayanan.

Ia meminta para pimpinan satuan kerja untuk tetap responsif terhadap aspirasi dan kegelisahan ASN di bawahnya.

“Kegelisahan bawahan seharusnya juga menjadi kegelisahan pimpinan. Berikan respons yang baik dan jelaskan kondisi yang ada secara terbuka sesuai regulasi,” tegasnya.

Ia menekankan, keberhasilan organisasi hanya dapat dicapai melalui kolaborasi dan kerja kolektif seluruh unsur.

“Dalam organisasi, yang kita butuhkan adalah kolaborasi. Kita tidak membutuhkan superman, tetapi supertim,” pungkas Ali Yafid.


Daftar sebatan redistribusi ASN formasi CPNS 2019:

1. Kabupaten Bantaeng 4 orang,

2. Barru 2 orang

3. Bone 21 orang

4. Bulukumba 28 orang

5. Enrekang 8 orang

6. Gowa 3 orang

7. Jeneponto 10 orang

8. Luwu 8 orang

9. Luwu Timur 1 orang

10. Luwu Utara 2 orang

11. Maros 1 orang

12. Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) 17 orang

13. Pinrang 13 orang

14. Sidenreng Rappang (Sidrap) 4 orang

15. Sinjai 16 orang

16. Soppeng 12 orang

17. Takalar 3 orang

18. Tana Toraja 8 orang

19. Wajo 15 orang

20. Kota Makassar 8 orang

21. Kota Palopo 6 orang

22. Kota Parepare 2 orang ***