POJOKSULSEL, GOWA - Pemerintah Kabupaten Gowa (Pemkab Gowa) memastikan bahwa Rangga, siswa SD dengan bekal singkong ke sekolah setiap hari adalah penerima bantuan.

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang juga sudah menemu Rangga di Kecamatan Bontolempangan. Ia ingin melihat langsung keadaan siswa SD yang viral dengan bekal singkong ke sekolah.

"Sudah kita pastikan dari kemarin, tapi hari ini kita kunjungi langsung keluarga Daeng Sudding (Kakek Rangga) untuk melihat langsung keadaannya," kata Sitti Husniah Talenrang, Selasa (7/10/2025).

Kunjungan ke loaksi juga sekaligus memastikan bahwa mereka telah menjadi penerima bantuan PKH sejak dulu.

Baca Juga: Munafri Arifuddin Jelaskan Kunci Selesaikan Separuh Persoalan Sampah di Kota Makassar

"Mereka dari dulu mendapat perhatian pemerintah karena mereka adalah penerima bantuan PKH, sembako dan lainnya,” ungkap Bupati Gowa.

Bupati Gowa datang membawa sembako dan uang tunai Baznas hasil kerjasama dengan Pemkab Gowa.

Langkah itu adalah komitmen Pemkab Gowa dalam mengurangi angka miskin ekstrem.

“Kita tetap intervensi selain bantuan rutin pemerintah per tiga bulan, hari ini kita juga tetap bawa bantuan mulai dari sembako, uang tunai dan ikut menikmati hasil singkong bakar beliau,” jelas orang nomor satu di Gowa ini.

Baca Juga: Pemprov Sulbar Alokasikan Rp10 Miliar untuk Beasiswa Daerah 2026, Ini Kategori Penerima Prioritas

Sementara Daeng Sudding mengaku dirinya yang sehari-hari bekerja sebagai petani singkong sekaligus dijadikan sebagai konsumsi pribadi memang setiap tiga bulan mendapatkan bantuan pemerintah.

“Ia dapat uang, sembako seperti beras telur dan lainnya,” sebutnya sembari memperlihatkan kartu PKH.

Kisah Rangga ke sekolah berbekal singkong bakar viral di media sosial.

Viralnya siswa SD di Kabupaten Gowa itu berawal dari postingan akun Facebook Nurdin Khoko.

Pemilik Facebook menceritakan kisah singkat Rangga yang sehari-hari ke sekolah di SD Inpres Borongbulo, Kecamatan Bontolempangan, Kabupaten Gowa, dengan bekal singkong bakar.

Menurut informasi warga, Rangga hanya tinggal berdua sama kakeknya, ibunya sudah meninggal dunia dan bapaknya sudah beristri lagi.

Pemilik akun Facebook juga berharap agar postingan itu segera sampai ke pemerintah setempat agar secepatnya memberikan bantuan kepada Rangga dan kakeknya.

***