POJOKSULSEL, MAKASSAR - H Ahmad Saifuddin merupakan sosok pamong senior, kini menjabat sebagai Pj Sekda Polewali Mandar.

Ahmad Saifuddin ditetapkan sebagai Pj Sekda Polewali Mandar, berdasarkan SK Gubernur Sulawesi Barat Nomor 800.1.3.3/101/2025 per tanggal 14 April 2025.

Sehari kemudian, Selasa (15/4/2025) Wakil Bupati Polman Hj Andi Nursami melantik Ahmad Saifudddin sebagai Pj Sekda Polewali Mandar di Aula Kantor Bupati.

Baca Juga: 2 Kabupaten Nominasi Tuan Rumah STQH Sulsel 2027,  Karo Kesra: Gubernur yang Putuskan

Ahmad Saifuddin bukan pamong sembarangan. Sosok pemimpin itu sudah melekat pada dirinya sejak muda.

Melansir laman Lensa Desa Mandar, Ahmad Saifuddin mengawali karir sebagai Kepala Desa Rappang Barat dua periode.

Berbekal pengalaman tersebut, pria kelahiran Lampa 1965, itu memutuskan untuk mendaftar sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Baca Juga: Dekan FSH UIN Alauddin Makassar Wakili Indonesia pada Konferensi Risalah Amman Yordania, Rauf Amin: Saya Kaget

Perjalanan karir sebagai abdi negara pun dimulai. Ahmad Saifuddin dipercaya menjabat sebagai Lurah Pelitakan.

Ahmad Saifuddin Sukses mengemban amanah itu. Karirnya pun menanjak ke tingkat lebih tinggi sebagai Camat Tapango di era Bupati Ali Baal Masdar.

Berselang dua tahun, Ahmad Saifuddin dilantik sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Polman.

Baca Juga: Abrasi Pantai di Jeneponto Memprihatinkan, Komisi III DPRD Turun Tangan

Jiwa kepemimpinan yang kuat mengantarkan Ahmad Saifuddin menduduki beberapa jabatan strategis.

Ia kemudian dipercaya menjabat sebagai Kasat Pol PP Polman.

Lalu Kepala Dinas Perhubungan dan Kominfo Polman.

Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Kemudian digeser dalam jabatan baru Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan.

Jabatan terakhir Ahmad Saifuddin adalah Kepala Inspektorat Kabupaten Polewali Mandar.

Baca Juga: Salah Paham Berujung Perundungan Pelajar SMP di Gowa, Polisi Dalami Tiga Hal Ini

Profil Ahmad Saifuddin

Puag Appe, sapaan Ahmad Saifuddin lahir di Lampa Kabupaten Polewali Mamasa (sekarang Polewali Mandar) tahun 1965.

Ia merupakan anak ke tiga dari pasangan Banru dan Puang Hj Djo’ma seorang bangsawanan dari Pappuangan Batu.

Suami dari Hj Muhasbih (anggota DPRD Polman dari Partai Gerindra) itu merupakan alumnus Ilmu Hukum Universitas Muslim Indonesia (UMI).

***