POJOKSULSEL, MAKASSAR - Penjabat Wali Kota Parepare, Akbar Ali menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Forkopimda Sulawesi Selatan dalam rangka Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak di Sulsel, Kamis (8/8/2024)
Rakor Forkopimda Sulawesi Selatan mengundang wali kota dan bupati se- Sulawesi Selatan dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar.
Akbar Ali yang ditemui setelah Rakor Persiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak di Sulawesi Selatan, optimistis bahwa Pilkada serentak di Kota Parepare akan berlangsung dengan penuh kedamain.
Baca Juga: Indah Putri Indriani Luncurkan 12 Inovasi Aksi Perubahan Bertajuk Indah Tanpa Batas
"Pilkada serentak di Parepare Insyaallah kami laksankan dengan penuh kedamaian," kata Akbar Ali kepada wartawan pojoksulsel, Kamis sore.
Tidak hanya itu, Akbar Ali berharap agar partisipasi masyarakat Kota Parepare bisa meningkatkan di Pilkada serentak pada 27 November mendatang.
Pada kesempatan itu, Akbal Ali menyampaikan bahwa Pemkot Parepare telah menyalurkan anggaran Pilkada 100 persen.
Baca Juga: 87 Calon Mahasiswa Baru Berebut Tiket Masuk Pascasarjana IAIN Parepare Tahap II
"Baik untuk TNI, Polri dan seluruh penyelenggara," ujarnya.
Selain itu, Akbar Ali merespons pemetaan Polri terhadap potensi daerah rawan di Sulsel karena selama tahapan berlangsung muncul permasalahan. Termasuk di antaranya adalah Kota Parepare.
"Insyaallah teman-teman TNI, Polri, Bawaslu juga dan pemerintah daerah sudah melaksanakan deteksi dini untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang bisa terjadi," ungkapnya.
Baca Juga: Realisasi Investasi Triwulan II di Sulawesi Selatan Capai 3,483 Triliun
Sementara itu, Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, Rakor persiapan pelaksanaan Pilkada serentak, bertujuan untuk menyamakan persepsi.
"Nah, hari ini semua dipertemukan agara chemistry-nya sama, frekuensinya sama," kata Prof Zudan.
Prof Zudan ingin supaya, Pilkada serentak di Sulawesi Selatan terselenggara dengan penuh rasa damai, rasa bahagia, hingga mengurangi ketegangan-ketengangan.
"Collin down system kita siapkan, dan nanti KPU Bawaslu kita dorong agar tegak lurus dengan aturan," ujarnya.
Ia menjelaskan, Provinsi Sulawesi Selatan maupun kabupaten dan kota di Sulsel sudah terlatih menggelar Pilkada.
Baca Juga: Cerita Malik Faisal Enam Bulan Beradaptasi di Dinas Sosial Sulawesi Selatan
"Kita di Sulawesi Selatan sudah empat kali Pillkada lansung dari 2004. Masing-masing kabupaten dan provinsi iti sudah 4 kali," ujarnya.
Karena itu, Prof Zudan meyakini bahwa kematangan masyarakat Sulawesi Selatan dan kematangan partai politik untuk menyelenggarakan secara adil dan damai, maka kerawanan bisa diminimalisasi. ***




