POJOKSULSEL, LUWU UTARA - Bupati Luwu Utara (Lutra) Indah Putri Indriani meluncurkan 12 Aksi Perubahan dari peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan II, III, dan IV di Aula La Galigo, Selasa (6/8/2024).

12 Aksi Perubahan yang diluncurkan Indah Putri Indriani bertajuk Indah Tanpa Batas atau Inovasi Derah Tanpa Batas.

Indah Putri Indriani mengatakan, peluncuran 12 perubahan aksi tersebut diharapkan bisa terus memacu indeks profesional ASN dan inovasi daerah.

Baca Juga: Realisasi Investasi Triwulan II di Sulawesi Selatan Capai 3,483 Triliun

Bupati perempuan pertama di Sulawesi Selatan (Sulsel), itu mengingatkan supaya peserta PKA tidak sebatas menggugurkan kewajiban lewat aksi perubahan.

"Saya yakin akan diikuti dengan perbaikan layanan di unit layanan kerja masing-masing sebab inovator adalah yang paling mengetahui apa yang paling dibutuhkan di organisasi," katanya.

IDP, akronim nama orang nomor satu di Luwu Utara, itu, mengatakan, bahwa akan ada 8 jabatan yang akan dilelang.

Baca Juga: 87 Calon Mahasiswa Baru Berebut Tiket Masuk Pascasarjana IAIN Parepare Tahap II

Ia mengharapkan, 29 pejabat yang ikut PKA bisa mengikuti lelang jabatan tersebut.

"Fokusnya adalah tidak penting apapun yang akan terjadi, tapi yang penting proses pengembangan diri di dalamnya," kata IDP.

Pada kesempatan itu, IDP berharap, para peserta PKA berkomitmen kuat dan konsisten dalam menjalankan impelementasi. Begitu pun dengan implementasi jangka panjang.

Baca Juga: Andi Sudirman dan Fatmawati Bertemu Airlangga Hartarto, Begini Respons Ketua Golkar Sulsel

"Ada tugas untuk mereplikasi praktek-praktek baik sehingga kita bisa melihat dampaknya terhadap peningkatan kinerja dan pelayanan publik di Kabupaten Luwu Utara," katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala PPSDM Kemendagri Regional Makassar bersama para coach yang telah mendampongi, membimbing, dan mengarahkan para peserta.

Sebelumnya, Kepala PPSDM Kemendagri Regional Makassar, Sugiarto berharap launching aksi perubahan digunakan sebagai momentum menguatkan komitmen untuk saling mendukung membangun organisasi yang baik dan berdaya guna.

Diketahui 12 orang reformer terditi dariAngkatan II 4 orang, Angkatan III 6 orang, dan Angkatan IV 2 orang.

***