POJOKSULSEL, PAREPARE - Upaya Pemkot Parepare dalam mendekatkan pelayanan publik kepada warganya memasuki babak baru. Kali ini, giliran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) yang mengambil langkah progresif dengan menghadirkan program pengaduan berbasis digital.
Program Diskominfo yang diberi nama “Online Nomor Pengaduan,” akan segera diresmikan oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Kominfo Parepare, Anwar Amir, menyampaikan langsung rencana peluncuran Online Nomor Pengadua saat melakukan laporan resmi kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Kantor Sekretariat Daerah, Jumat (2/5/2025).
Baca Juga: Kemenag Sulbar Miliki Tiga ASN Sebagai Agen Perubahan. Berikut Nama-Namanya
“Kami melaporkan ke Bapak Wali Kota terkait rencana launching program pengaduan layanan masyarakat yang berbasis Online Nomor Pengaduan,” kata Anwar Amir dalam siaran pers Humas Pemkot Parepare.
Menurut Anwar Amir, sistem pengaduan ini merupakan inovasi strategis yang akan membantu pemerintah menanggapi isu-isu publik dengan lebih cepat dan tepat sasaran.
Masyarakat nantinya cukup mengakses nomor aduan yang tersedia, lalu menyampaikan laporan mereka melalui platform digital yang sudah disiapkan.
“Nanti ada nomor aduan yang bisa diakses oleh masyarakat secara luas dan mudah,” tambahnya.
Inisiatif ini mendapat sambutan positif dari Wali Kota Parepare Tasming Hamid.
Ia mengapresiasi semangat perubahan yang ditunjukkan oleh jajarannya dan menyebut program ini sebagai bentuk nyata reformasi birokrasi berbasis teknologi.
Baca Juga: Pendidikan Islam dalam Masa Kolonial dan Perjuangan Kemerdekaan
“Kami menyambut baik peluncuran program ini. Semoga ini menjadi bagian dari solusi terhadap berbagai persoalan pelayanan publik yang kerap dikeluhkan masyarakat,” ujar Tasming Hamid.
Ia juga menekankan pentingnya respons cepat dalam menindaklanjuti setiap laporan yang masuk, sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk melayani dengan lebih baik.
Dengan peluncuran layanan aduan digital ini, Pemerintah Kota Parepare menegaskan posisinya sebagai kota yang terus bergerak menuju tata kelola pemerintahan yang modern, partisipatif, dan berpihak pada masyarakat.
***




