POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sesosok mayat terapung di permandian air panas di Dusun Rappang, Desa Rappang Barat, Kecamatan Mapilli, Kamis (5/12/2024).

Mayat terapung di permandian Air Panas Rappang Barat itu pertama kai dilihat oleh warga Rappang Barat bernama Burhan saat kembali dari sawahnya pada Kamis pagi.

"Yang temukan warga Rappang Barat atas nama Burhan. Dia lihat sudah terapung di parmandian air panas," kata Kepala Desa Rappang Barat, Aco Alimuddin kepada wartawan pojoksulsel.

Baca Juga: Penerimaan Bakomsus Polri 2025 Masuk Pemeriksaan Kesehatan Tahap II, Wakapolda Sulsel Ingatkan Harus Transparan dan Akurat

Aco Alimuddin mengatakan, identitas mayat yang terapung di permandian air panas Rappang Barat bernama Meta (93 tahun), warga Lampa Toa, Kelurahan Mapilli.

Ia menjelaskan, jika korban memang rutin ke permandian air panas Rappang Barat, untuk berobat.

Bahkan, kata dia, korban dalam tiga hari belakangan ini menginap di salah satu rumah warga Desa Rappang Barat.

Baca Juga: Hadapi Cuaca Ekstrem, Kodam XIV Hasanuddin Gelar Latihan Penanggulangan Bencana Alam Banjir

"Sudah tiga hari menginap di rumah salah satu warga Rappang Barat, karena berobat di permadian air panas," ungkapnya.

Saat ini, kata Aco Alimuddin, jasad tersebut sudah diangkat ke pinggi permandian air panas Rappang Barat.

Anggota kepolisian yang dipimpin oleh Kapolsek Wonomulyo pun telah berda di lokasi kejadian perkara.

Baca Juga: Jadwal Pendaftaran SPAN-PTKIN dan UM-PTKIN 2025, Lengkap dengan Daya Tampung

"Anggota polisi juga sudah ada di sini. Sekarang tinggal menunggu mobil ambulans untuk membawa jenazah," ungkapnya

Aco Alimuddin menambahkan, jenazah rencananya akan langsung dibawa ke rumah duka di Lampa Toa.

***