POJOKSULSEL, MAKASSAR - Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) telah menetapkan kuota penerimaan mahasiswa baru Prodi Kedokteran untuk kabupaten dan provinsi di Sulbar.

Kuota Prodi Kedokteran itu disepakati pada pertemuan Wakil Rektor Unsulbar Prof Oslan Jumadi dengan Plh Sekprov Sulbar Herdin Ismail beserta para sekada kabupaten se-Sulbar.

Adapun kuota Prodi Kedokteran Unsulbar terbanyak diberikan kepada Kabupaten Majene, yaitu tiga.

Baca Juga: Gubernur Resmikan Masjid An Nur Sulaiman, Bupati dan Wabup Wajo Kompak Jadi Saksi

Disusul Kabupaten Mamasa, Polewali Mandar, Mamuju, Mamuju Tengah, dan Pasangkayu, yaitu masing-masing dua kuota.

Sementara, Provinsi Sulawesi Barat juga mendapatkan dua kuota mahasiswa baru Prodi Kedokteran Unsulbar.

Hal lain yang disepakati adalah tiap-tiap kabupaten dan provinsi untuk mengirim utusan calon mahasiswa baru terbaik sebanyak 5 kali pada jumlah kuota yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Kaprodi HTN UIN Alauddin Bahas Overthinking dan Anxiety dalam Perspektif Islam di MAN 3 PK Makassar

Prof Oslan Jumadi mengatakan, seleksi jalur mandiri Prodi Kedokteran Unsulbar dikhususkan untuk putra-putri terbaik Sulbar.

Ada 15 kuota yang akan diperebutkan lewat seleksi jalur mandiri Prodi Kedokteran Unsulbar.

"Karena penerimaan jalur mandiri ini sangat transparansi kita ingin dari sekian putra-putri yang diutus kita inginkan yang terbaik," kata Prof Oslan Jumadi dilansir laman Unsulbar.

Baca Juga: Inilah 2 Alumni Pesantren Modern Aljunaidiyah Biru Bone Raih Juara di MTQM Unhas 2025

Menurutnya, utusan masing-masing daerah tentu harus memiliki kemampuan akademik yang baik sebagai penerima beasiswa.

Sementara itu, Plh Sekprov Sulbar Herdin Ismail menyatakan kesiapan Pemprov Sulbar membiayai penuh beasiswa untuk 2 orang utusan terbaik provinsi melalui seleksi ketat.

"Hal ini juga bentuk respon atas hasil audiensi Rektor Unsulbar dengan Gubernur Sulbar beberapa waktu yang lalu," katanya.

Begitu juga dengan 6 kabupaten di Sulawesi Barat yang akan segera menggelar seleksi calon mahasiswa pada lingkup kabupaten.

Pertemuan yang berlangsung di di Gedung Kedokteran Lt 2 Kampus Padzang-Padzang, Kamis (13/32025) diharapkan dapat melahirkan generasi dokter daerah yang profesional.

Baca Juga: 6.387 Jemaah Haji Sulsel sudah Lunasi Bipih pada Tahap I, Ikbal Ismail: Sudah Terisi 88 Persen

Mereka juga diharap dapat mengabdi khususnya pada pengembangan Provinsi Sulbar pada bidang kesehatan

***