POJOKSULSEL, MAKASSAR - Arni Majid dipastikan menjadi wakil Sulsel di tingkat nasional pada ajang PAI Award 2024.
Penyuluh Agama Islam Kota Parepare Arni Majid merupakan nominasi PAI Award 2024 kategori Pendampingan Kelompok Rentan.
Pada ajang PAI Award 2024, Arni Majid mengusung tema Pendampingan Kelompok Rentan Manula UPT Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Mappakasunggu Parepare Provinsi Sulsel Berbasis Moderasi Beragama.
Arni Majid adalah penyuluh agama Islam yang tekun melakukan pembinaan terhadap kelompok rentan dalam hal ini para lansia di UPT Pusat Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Mappakasunggu.
Baca Juga: UIN Alauddin Makassar Buka 10 Prodi Pascasarjana pada Penerimaan Calon Mahasiswa Baru Tahun 2024
Keberagaman para lansia di panti tersebut membuat ia beriniasiatif untuk selalu memberikan pemahaman tentang moderasi beragama agar terjalin kehidupan yang rukun dan damai antara sesama penghuni panti lansia.
Ia berhasil melakukan inovasi dengan membuat ‘Senam Moderasi’ agar para lansia semakin sehat dan mandiri di usia senja, serta dapat hidup rukun dengan sesamanya para lansia meski beda agama, suku dan budaya.
Arni Majid mengatakan, senam moderasi sangat relevan dengan keberagaman di UPT PPSLU Mappasunggu dan gerakannya disesuaikan dengan kemampuan para lansia.
"Dengan senam ini, saya berharap para lansia dapat semakin sehat dan mandiri serta terhindar dari malas gerak," kata Arni Majid melansir Sulsel.kemenag.go.id
Saat ini, Arni Majid tengah mempersiapkan diri menghadapi seleksi tahap II PAI Award 2024 dengan menyiapkan dokumen presentasi dalam bentuk power point dan/atau video maupun dokumen presentasi lainnya yang akan diupload pada aplikasi PAI Award paling lambat 4 Juli 2024.
Selain usaha maksimal, doa dan dukungan dari seluruh warga Kemenag Kota Parepare mengiringi langkahnya pada ajang PAI Award di tingkat nasional.
Baca Juga: Kabar Menggembirakan Penanganan Inflasi Sulawesi Selatan, Prof Zudan Sampaikan Terima Kasih
Sementara itu, Kabid Penaiszawa Kanwil Kemenag Sulsel H. Abdul Gaffar, mengatakan, sesuai Surat Direktur Penais, Sidrah dan Arni masuk nominasi sepeuluh besar berdasarkan hasil penilian portofolio, video, dan karya Tulis Ilmiah, pada seleksi tahap 1 yang diselenggarakan di Hotel Horizon Ultima Bhuvana Ciawi, Bogor, 11-13 Juni 2024.
Di ajang seleksi tahap satu ini, Sulsel mengirimkan 24 naskah masing-masing juara I hingga III tingkat provinsi dalam delapan kategori.
"Alhamdulillah ada dua orang wakil kita yang masuk sepuluh besar, dan berhak mengikuti seleksi tahap kedua, bulan Juli mendatang," ujar Abdul Gaffar melansir Sulsel.Kemenag.go.id.
Menurutnya, waktu pelaksanaan yang semakin dekat membuat persiapan harus dimatangkan, setiap nomine harus mempersiapkan diri dan wajib mengupload dokumen presentasi dalam bentuk power poin dan/atau video, maupun dokumen presentasi lainnya, pada aplikasi PAI Award paling lambat 4 Juli 2024.
Baca Juga: Koordinator Steering Musyawarah Kohati Cabang Makassar Buka Suara Tentang Klaim Formatur Terpilih
‘’Nomine harus membawa dokumen presentasi dalam bentuk hardfile sebanyak 3 rangkap, untuk para juri yang diserahkan ke panitia pada saat registrasi penilain tahap II, dan wajib membuat publikasi profil baik pada media internal Kementerian Agama se tempat, maupun melalui media lainnya dan melaporkan melalui aplikasi PAI Award paling lambat 4 Juli 2024,’’ jelasnya.
Diketahui, ada delapan kategori lomba pada ajang PAI Award pada tahun ini yakni Kategori Peningkatan Literasi Al-Qur’an, Pendampingan Kelompok Rentan, Kesehatan Masyarakat, Pemberdayaan Ekonomi Umat, Penegakan Hukum, Pelestarian Lingkungan, Metode Penyuluhan Baru, dan Penguatan Moderasi Beragama. ***




