POJOKSULSEL, MAKASSAR – Kabar gembira menghampiri warga Sulawesi Barat. Maskapai Batik Air dijadwalkan kembali melayani rute penerbangan Mamuju - Makassar mulai 22 Juni mendatang.
Tidak tanggung-tanggung, Maskapai Batik Air akan melayani penerbangan Mamuju - Makassar, tiga kali dalam sepekan
Kabar rencana Batik Air kembali terbang rute Mamuju - Makassar, disampaikan langsung oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK) melalui akun resminya.
Baca Juga: Penganiayaan Berdarah di Desa Sumberjo, Pelajar Ditebas Parang di Jalan Sawah
SDK mengungkapkan bahwa pihaknya telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) bersama manajemen Batik Air untuk mengaktifkan kembali rute yang sempat vakum tersebut.
"Sore tadi sudah tanda tangan MoU dengan direktur Batik Air untuk kembali terbang 3 kali seminggu rute Mamuju-Makassar PP. Mulai terbang segera setelah semua kesepakatan ditindaklanjuti," tulis SDK, Jumat (13/6/2025).
Menurutnya, penerbangan akan dimulai setelah seluruh syarat administrasi selesai. Ia berharap prosesnya tidak lama dan berjalan lancar.
Baca Juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup, Wali Kota Parepare Gaungkan Gerakan Jumat Bersih
“Insya Allah, tanggal 22 setelah semua syarat kerjasama selesai, semoga bisa cepat,” lanjutnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Sulbar, Maddereski Salatin, menyebutkan bahwa pihaknya sangat antusias atas kepastian operasional kembali Batik Air.
“Kami sangat merespons positif keputusan ini karena memang sangat mengharapkan Batik Air kembali terbang,” ujar Maddereski.
Baca Juga: Makassara Carrel, Ruang Baca Digital Pribadi Hadir di Perpustakaan Makassar, Apa Itu MACA?
Pemprov Sulbar, lanjut Maddereski, telah menyiapkan langkah antisipasi jika nantinya terjadi hambatan dalam operasional, khususnya soal okupansi penumpang.
Menurutnya, pemerintah siap melakukan intervensi kebijakan agar jalur penerbangan ini tetap beroperasi secara berkelanjutan.
“Kalau ada kendala seperti kekurangan penumpang, kami akan bantu. Prinsipnya kami siap mendukung agar rute ini tetap berjalan,” tegasnya.
Sebelumnya, Batik Air menghentikan operasional rute Mamuju–Makassar karena rendahnya tingkat keterisian penumpang—kurang dari 70 persen.
Namun, Pemprov Sulbar tak tinggal diam. Pemerintah daerah segera merespons dengan menjajaki sejumlah opsi, termasuk kemungkinan kerja sama dengan maskapai lain seperti Wings Air.
Koordinasi lintas wilayah juga dilakukan, termasuk menggandeng Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk mencari solusi bersama dalam menjaga konektivitas transportasi udara antarwilayah.
***




