POJOKSULSEL, PAREPARE - Menter Agama RI, Prof Nasaruddin Umar mengajak untuk mensyukuri nikmat Allah dengan tindakan. Bukan sekadar ucapan.

Nasaruddin Umar menjelaskan, tahmid itu memuji Allah. Sementara syukur, membagikan kebahagiaan kepada orang lain.

"Syukur harus diwujudkan dalam aksi nyata seperti zakat, infak, dan sedekah," ujar Menag Nasaruddin Umar saat khutbah Jumat di Masjid Raya Parepare.

Baca Juga: Balai Bahasa Sulsel Latih Pengajar BIPA di Majene, Unasman Kirim 5 Dosen

Ia menjelaskan terkait tingkatan syukur. Mulai dari syukur biasa hingga syakur.

Syakur adalah sikap yang tetap bersyukur dalam kondisi apapun. Bahkan saat musibah datang.

Tak hanya itu, Menag juga menyentuh tentang sabar dan ikhlas sebagai ukuran ketakwaan.

Baca Juga: Panitia Pilrek Unhas Terbentuk, Siap Kawal Empat Tahapan Panggung Pemilihan Rektor Baru

Ia mengingatkan agar umat Islam menjauhi sikap riya dan gemar memamerkan kebaikan.

"Jangan bawa ember bocor ke akhirat. Berbuat baik tapi tidak ikhlas, itu seperti ember bocor, tak ada pahala yang tersisa," tegasnya.

Ia menutup dengan mengajak jemaah untuk menjadi mukhlas, yaitu sikap yang mampu memaafkan tanpa menyimpan dendam, dan tulus dalam setiap kebaikan.

Baca Juga: Gubernur Sulsel Luncur MICU, Rumah Sakit Bergerak Pertama Berfasilitas Ruang Operasi

Diketahui, Masjid Raya Parepare merupakan salah satu cagar budaya yang menjadi pusat aktivitas keagamaan masyarakat.

Salah satu program unggulannya dalam dua tahun terakhir adalah makan bersama jemaah setiap hari Jumat. Sebuah tradisi yang mempererat ukhuwah dan semangat kebersamaan.

***