POJOKSULSEL, MAKASSAR - Kabar duka datang dari STAIN Majene. Ketua Senat Annangguru Prof. KH. Muhammad Mawardi Djalaluddin., Lc., MAg., PhD wafat. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.
Ketua Senat STAIN Majene Prof Mawardi Jalaluddin wafat di RSUP Wahidin Sudirohusodo, Kota Makassar, pada Selasa (5/8/2205) pukul 01.57 Wita.
Kabar duka wafatnya Ketua STAIN Majene Prof Mawardi Djalaluddin beredar di WhatsApp Group (WAG).
Baca Juga: Maros Sabet Penghargaan Nasional Soal Lingkungan, Kembangkan Inovasi Ini
Dosen STAIN Majene Dr Muliadi membenarkan kabar wafatnya Annangguru Mawardi.
Muliadi mengatakan, Ketua STAIN Majene melapas jenazah Annangguru Mawardi pada Selasa sore.
"Sedang proses pelepasan dari Ketua STAIN," kata Muliadi kepada pojoksulsel.
Baca Juga: Pelayanan Kesehatan Bergerak Sasar Dua Kabupaten Kepulauan, Gubernur Sulsel Beri Tugas Khusus
Diketahui, Prof Mawardi Djalaluddin adalah guru besar pertama yang lahir dari STAIN Majene.
Annangguru Mawardi pakar dalam bidang Ushul Fiqih alau Ilmu Fikih.
Ia merupakan salah satu pendiri STAIN Majene. Ia mengawali karier sebagai dosen di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar.
Baca Juga: Pelantikan BKPRMI Parepare, Wali Kota Tekankan Pentingnya Inovasi dan Dakwah
Begitu STAIN Majene berdiri, Annangguru Mawardi memutuskan hijrah sebagai dosen tetap di kampus tersebut.
ketua pertama Jurusan Syariah dan Hukum Ekonomi Islam STAIN Majene.
Ia meraih gelar akademik sebagai Guru Besar pada bulan Januari tahun 2024. Lalu dikukuhkan sebagai guru besar di tahun yang sama, yakni tanggal 19 Agustus 2024.
***




