POJOKSULSEL, POLEWALI MANDAR – Bupati Polewali Mandar, H Samsul Mahmud menghadiri Haul ke-94 Al Habib Alwi bin Abdullah bin Sahl Jamalullail di Masjid Raya Campalagian, Desa Bonde, Kecamatan Campalagian, Sabtu (23/8/2025).
Dalam sambutannya, Aji Assul, sapaan akrab Bupati Polman, menyampaikan dukungan terhadap kegiatan bernuansa keagamaan, termasuk haul para guru dan perayaan maulid.
“Untuk persoalan haul menjadi kegiatan rutin Pemkab Polman akan dikaji dan tentu itu akan butuh penelitian yang mendalam sehingga bisa dimasukkan dalam Perda Pemkab Polman,” kata Aji Assul di hadapan ribuan jamaah acara Haul ke-94 Habib Alwi.
Baca Juga: Pemkot Parepare Bentuk Pos Pengaduan SPPT PBB di Kelurahan
Ia menegaskan komitmennya mendukung penuh kegiatan keagamaan di Polman. Salah satunya akan merancang perangkat hukum agar nilai-nilai keagamaan kembali ditanamkan di sekolah.
“Akan mensupport dengan baik kegiatan-kegiatan keagamaan di Kabupaten Polewali Mandar. Salah satu bentuknya adalah melihat fenomena anak didik sekolah, khususnya SD dan SMP, yang cenderung jauh dari nilai-nilai keagamaan. Maka akan dibuatkan semacam perangkat hukum agar ketika sebelum memulai pelajaran, mereka memahami, mereka mengenal seperti apa itu Alquran, bagaimana sejarah Rasulullah SAW,” kata Bupati Polman.
Menurutnya, kebijakan tersebut diharapkan bisa mendorong para guru mengenalkan Alquran dan sejarah Rasulullah di tingkatan SD dan SMP.
Baca Juga: Prof Budu Daftar Calon Rektor Unhas, Berbekal Pengalaman 30 Tahun Mengabdi
“Ini untuk membangun kecintaan anak-anak kita pada nilai-nilai agama yang cenderung mulai ditinggalkan,” pungkasnya.
Diketahui, Haul Habib Alwi sudah rutin dilakukan sejak tahun 2000. Begitu juga dengan haul Annangguru di Mandar seperti haul KH Muhammad Thahir Imam Lapeo maupun haul Annangguru Saleh.
Sehingga, diharapkan haul hingga peringatan maulid nabi mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah.
Baca Juga: Kuasa Hukum Rektor UNM Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual, Ini Penjelasan Jamil Misbach
"Mungkin akan lebih elegan jika Pemda Polewali Mandar menjadikan rutinitas ini sebagai agenda tahunan pemerintah daerah, walaupun ini kita pahami agak sulit karena harus dibuatkan kajian ilmiahnya untuk dijadikan sebagai produk hukum berupa peraturan daerah," ungkap Said Usman Umar selaku perwakilan keluarga Habib Alwi.***




