POJOKSULSEL, BONE - Guru Besar Ilmu Sosiologi Pendidikan Islam, Prof. Dr. Ali Halidin, S.Ag., M.Pd.I., resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon rektor
Institut Agama Islam Negeri Bone (IAIN Bone)

Prof. Ali Halidin tercatat sebagai pendaftar ketiga dalam bursa calon Rektor IAIN Bone.

Berkas pendaftaran Prof. Ali Halidin diserahkan langsung kepaa Ketua Panitia Penjaringan Husain M.Si pada Kamis (15/1/2026) di Gedung Rektorat IAIN Bone.

Dalam pemaparannya di hadapan panitia, Prof. Ali Halidin mengusung visi besar menjadikan IAIN Bone sebagai World Class University.

"Artinya kampus yang berkelas dunia. Visi ini selaras dengan Asta Cita Kementerian Agama," tegas Dekan Fakultas Ushuluddin dan Dakwah dikutip laman IAIN Bone.

Baca Juga: Antara Buraq Digital dan Mikraj Spiritual: Refleksi Sosiologis Isra Mikraj

Untuk mewujudkan visi tersebut, Prof. Ali menekankan tiga fondasi utama, yakni penguatan karakter, pengembangan ekoteologi, serta kepedulian terhadap lingkungan.

Menurutnya, aspek karakter mencakup pembenahan tata kelola akademik, peningkatan prestasi sivitas akademika, hingga kualitas lulusan yang mampu bersaing secara global.

Sementara pada sisi ekoteologi, ia mendorong terwujudnya konsep green campus yang berkelanjutan.

"Kampus harus bersahaja, bersih, dan mencintai lingkungan. Seluruh pembangunan sarana dan prasarana nantinya harus berpijak pada Amdal yang ditetapkan pemerintah," ujar Prof. Ali Halidin.

Baca Juga: Koridor Kampus Unhas Kembali Dibuka, Bus Trans Sulsel Masih Uji Coba. Bagaimana Respons Mahasiswa?

Tak hanya itu, Prof. Ali Halidin juga menaruh perhatian besar pada perluasan jejaring internasional.

Kolaborasi dengan perguruan tinggi luar negeri dinilai menjadi kunci untuk meningkatkan reputasi akademik IAIN Bone di tingkat global.

Sebagai penggerak birokrasi kampus, ia memperkenalkan prinsip kerja PRIMA, akronim dari Progresif, Responsif, Inspiratif, Moderat, dan Akuntabel.

“Dengan prinsip PRIMA, kita ingin memastikan kerja birokrasi tidak stagnan. Tagline-nya sederhana: Kerja Terus, Terus Bekerja, Kerja Terus,” katanya.

Masuknya Prof. Ali Halidin menambah daftar kandidat calon rektor menjadi tiga orang. Sebelumnya, dua nama lebih dulu mendaftar, yakni Prof. Syaparuddin dan Prof. Lukman Arake.

Sesuai agenda panitia, pendaftaran bakal calon rektor masih dibuka hingga 20 Januari 2026.
Tahapan berikutnya meliputi verifikasi berkas pada 21–23 Januari.

Pengumuman hasil verifikasi administrasi yang dijadwalkan pada 29 Januari 2026, sebelum dokumen calon diserahkan kepada Rektor IAIN Bone. ***