POJOKSULSEL, MAKASSAR - Gempa bumi berkekuatan M4,1 di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, pada Jumat pagi ini masi berpotensi terjadi gempa susulan.
Stasiun Geofisika Kelas II Gowa mencatat pasca gempat berkekuatan M4,1 di Mamasa, sudah terjadi 5 kali gempa susulan hingga pukul 09.48 Wita.
"Sudah ada tercatat 5 kali terjadi gempa susulan di luar dari gempa pertama," kata Kepala Stasiun Geofisika Kelas II Gowa Rosa Amelia, Jumat (28/7/2023)
Gempa susulan yang terjadi di Mamasa pada Jumat pagi ini bermagnitudo lebih kecil dari gempa yang pertama.
Baca juga Rektor UIM Majdah Muhyiddin Zain Terima SK Mendikbudristek Sebagai Guru Besar
Diberitakan sebelumnya, gempa bumi di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, terjadi pada Jumat pagi pukul 07:49 Wita
Gempa bumi di Mamasa terletak di koordinat 2.96 LS dan 119.36 BT. Terjadi di darat pada jarak 6 km Tenggara Kabupaten Mamasa pada kedalaman 5 km.
Kepala Stasiun Geofisika Kelas II Gowa Rosa Amelia dalam keterangan tertulisnya yang diterima, menyebutkan gempa bumi di Kabupaten Mamasa berstatus gempa dangkal.
Hal itu berdasarkan pengamatan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter gempa bumi di Mamasar Jumat pagi ini.
"Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar Mamasa," kata Rosa dalam keterangan tertulis.
Gempa bumi di Mamasa dirasakan pada skala intensitas II-III MMI. Yaitu ada getaran kaca dan benda ringan yang digantung bergoyang, hingga beberapa orang merasakan getaran.
Baca juga Daftar Pemenang Pilmapres 2023 Kategori Honorable Mention, Diploma, dan Sarjana
Namun demikian, belum ada laporan kerusakan akibat gempa bumi di Mamasa pada Jumat pagi ini.
Masyarakat diimbau tetap tenah dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.
Kabupaten Mamasa adalah satu dari enam kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Barat. Secara geografis Kabupaten Mamasa berada di daerah dataran tinggi.
(***)




