POJOKSULSEL, MAROS - Sebanyak 7 siswi Sekolah Putri Darul Istiqamah (Spidi) Maros, mengikuti program Overseas Goes to Turkey.

Overseas Goes to Turkey adalah salah satu program pendidikan Spidi Maros. Yaitu, program pengembangan global competencies dan personal development.

Agenda perjalanan Overseas Goes to Turkey Spidi Maros digelar selama 10 hari, mulai tanggal 17 hingga 27 Juli 2023, di Istanbul, Turki.

Direktur Pendidikan Spidi Maros Riza Sativani Hayati mengatakan, overseas adalah salah satu program unggulan Spidi Maros.

Baca juga Daftar Pemenang Pilmapres 2023 Kategori Honorable Mention, Diploma, dan Sarjana


Tujuannya untuk mengembangkan wawasan global, dan keterampilan berbahasa asing siswi Spidi Maros.

“Dengan program overseas, harapannya siswi dapat melihat dunia secara lebih luas, serta mengenal peradaban islam di luar sana, selain itu siswi juga akan dibekali informasi terkait kelanjutan studi di luar negeri (Turki)” ungkapnya.

Guru Pendamping program Overseas, Muhajir Abbasi menjelaskan ada berbagai lokasi bersejarah yang dikunjungi selama perjalanan Overseas Goes to Turkey.

Baca juga Ini Dia Universitas Terbaik di Sulsel, Cek Datanya, Ada Kampus Anda...

Perjalanan mengunjungi lokasi bersejarah di Turki memberi pengetahuan baru bagi para siswi Spidi Marosyang ikut serta.

"Turki merupakan salah satu kota Islam bersejarah, kita banyak belajar tentang budaya negara maju melalui pengamatan secara langsung tentang beberapa objek yang kita temui di Turki,” ungkapnya.

Muhajir Abbasi menambahkan bahwa dalam program ini, para siswi Spidi Maros bersama pihak sekolah telah melakukan audiensi dengan beberapa universitas, sebagai peluang untuk melanjutkan studi pendidikan yang lebih tinggi di negara tersebut.

Kampus-kampus yang dikunjungi selama perjalanan Overseas Goes to Turkey adalah Fatih Sultan Mehmet Foundation University dan Istanbul Medipol University.

"Berbincang terkait proses pendaftaran dan beasiswa yang bisa digunakan selama menempuh pendidikan tinggi di kampus tersebut,” ungkapnya.

Baca juga Tradisi Beli Perabot Rumah Tangga di Bulan Muharram, Ini Pandangan Sekum MUI Sulsel Prof Muammar Bakry

Dalam kunjungan ini, peserta juga diajak mengarungi Selat Bosphorus yang menjadi pemisah antara daratan Eropa dan daratan Asia di Istanbul. Pulang naik angkutan umum dengan tujuan mengenalkan cara hidup di Turki.

Salah satu peserta Overseas, Aulia Candra Kirana mengungkapkan rasa bahagianya dapat melakukan perjalanan ke Turki dan berkunjung ke tempat-tempat yang bersejarah dalam islam.

Aulia mengatakan, selama perjalanan Overseas Goes to Turkey telah mengunjungi Masjid Sultan Sulaiman, Masjid Hagia Sophia, hingga ziarah ke makam Abu Ayyub al Anshari.

Baca juga Ratusan Guru dan Penyuluh Ikut Ngopi Kemenag Sulsel Bareng Ashabul Kahfi

Salah satu yang paling berkesan bagi Aulia adalah ketika berkunjung ke Bukit Pierre Loti, salah satu bukit tertinggi di Istanbul.

"Kami naik menggunakan kereta gantung untuk sampai ke Pierre Loti ini," katanya.

Pierre Loti, siswi Spidi Maros itu bisa melihat Selat Tanduk Mas. Di Selat tersebutlah Sultan Al Fatih menurunkan kapal-kapal perangnya untuk penaklukan Konstantinopel.

"Satu lagi kita juga berkunjung ke Kapadokya, naik balon udara yang sempat viral itu,” katanya.

(***)