BONE, SULSEL.POJOKSATU.id - Dharma Wanita Persatuan Institut Agama Islam Negeri Bone atau DWP IAIN Bone menyalurkan bantuan kepada korban kebakaran di dua lokasi berbeda di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Pengurus dan anggota DWP IAIN Bone turun langsung menemui warga terdampak di Desa Sanrangeng serta Kampung Pisang, Desa Uloe, Kecamatan Dua Boccoe Kabupaten Bone.
Di Desa Sanrangeng, kebakaran yang terjadi pada 12 September 2026 berdampak terhadap 10 kepala keluarga (KK). Sementara itu, kebakaran di Kampung Pisang, Desa Uloe, pada 9 Oktober 2026 berdampak terhadap dua KK.
Penyaluran bantuan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk solidaritas untuk membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus memberikan dukungan moral di tengah situasi sulit yang mereka hadapi.
Ketua DWP IAIN Bone, Hj. Erni Irawati Lukman Arake, menyampaikan rasa prihatin dan empati kepada seluruh keluarga yang terdampak kebakaran.
Menurutnya, kehadiran DWP tidak hanya untuk menyerahkan bantuan, tetapi juga menunjukkan bahwa para korban tidak menghadapi musibah tersebut sendirian.
“Kami hadir di sini membawa amanah dan kepedulian dari seluruh ibu-ibu anggota Dharma Wanita. Musibah ini adalah duka kita bersama. Kami berharap bantuan yang tidak seberapa ini dapat sedikit meringankan beban kebutuhan sehari-hari dan menjadi penyemangat bagi warga agar tetap tabah serta segera bangkit kembali,” ujar Erni Irawati.
Bantuan yang disalurkan DWP IAIN Bone disesuaikan dengan kebutuhan warga terdampak. Paket bantuan tersebut meliputi bahan pangan pokok atau sembako, pakaian layak pakai, perlengkapan salat, serta uang tunai.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga korban selama menjalani masa pemulihan setelah kebakaran.
Selain menyerahkan bantuan materiil, rombongan DWP IAIN Bone juga berinteraksi langsung dengan warga terdampak dan relawan penanggulangan bencana.
Interaksi tersebut menjadi kesempatan untuk mendengarkan kondisi yang dihadapi korban sekaligus memberikan dukungan moral agar mereka tetap kuat menghadapi dampak musibah.
Kebakaran yang melanda kedua lokasi tersebut menjadi pengingat pentingnya solidaritas sosial dalam membantu masyarakat menghadapi situasi darurat.
Melalui kegiatan sosial ini, DWP IAIN Bone berharap kepedulian terhadap korban bencana dapat terus tumbuh dan melibatkan lebih banyak pihak.
Sinergi antara pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dinilai penting untuk mendukung pemulihan pascabencana, terutama bagi keluarga yang kehilangan harta benda dan membutuhkan bantuan untuk kembali menjalani aktivitas sehari-hari.
Aksi kemanusiaan ini juga menegaskan bahwa bantuan kepada korban bencana tidak hanya berbentuk materi, tetapi dapat diwujudkan melalui perhatian, pendampingan, dan semangat kebersamaan.
DWP IAIN Bone berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban warga terdampak kebakaran di Desa Sanrangeng dan Desa Uloe, sekaligus menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit kembali.






