POKOKSULSEL, MAROS - Bupati Maros, Chaidir Syam mengimbau kepada seluruh camat di 14 Kecamatan untuk segera mendirikan dapur umum sebagai respons terhadap bencana banjir yang melanda wilayahnya.

Imbauan Chaidir Syam bertujuan untuk memastikan ketersediaan makanan bagi warga yang terdampak banjir dan mengungsi.

“Saya menginstruksikan kepada seluruh camat untuk segera mengambil langkah-langkah proaktif dalam menyediakan makanan bagi warga kita yang terdampak banjir,” ujar Chaidir Syam.

Baca Juga: Update Pelunasan Haji Reguler 2025: Jadwal dan Biaya Tiap Embarkasi, Makassar Berapa? Kalau Surabaya?

Pemkab Maros telah membuka posko-posko pengungsian, seperti di Mesjid Al Markas kurang lebih ada 200 pengungsi. Begitupun dengan Kantor Danramil dan Kapolsek.

Bupati Maros dan Sekda Maros bersama unsur Forkopimda meninjau langsung kondisi terkini banjir di Depan Kantor Bupati, ia mengingatkan lagi untuk Masyarakat Maros untuk tetap waspada.

“Melihat Debit air hingga saat ini mencapai Ketinggian 50 sampai 60 cm di depan Kantor Bupati. Sejak semalam saya telah menginstruksikan kepada seluruh camat, untuk mendirikan dapur umum di setiap Kantor Kecamatannya, ataupun di Mesjid. Dapur ini akan menjadi pusat penyediaan makanan yang akan didistribusikan kepada para pengungsi dan warga yang membutuhkan," ucapnya.

Baca Juga: Pemprov Sulsel Belum Bayar TPP ASN, Jufri Rahman Beri Penjelasan Begini

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara camat, kepala desa, dan relawan dalam memastikan distribusi makanan yang efisien dan merata.

“Kita harus bekerja sama, bahu-membahu, untuk memastikan bahwa tidak ada warga yang kelaparan akibat bencana ini,” tambahnya.

Selain itu, Bupati Maros juga mengapresiasi masyarakat yang antusias menyediakan bahan makanan atau logistik lainnya untuk mendukung operasional dapur umum bagi masyarakat yang terdampak banjir.

Baca Juga: Semangka, Saiful Jamil, dan Cancel Culture

Meskipun penyaluran logistik masih berproses dikarenakan akses lalu lintas yang masih padat sejak semalam tapi Pemerintah Kabupaten Maros terus berupaya agar penyalurannya segera tiba di tilok bencana.

Bupati mengatakan, sejumlah kantor pemerintah dan sekolah ikut terdampak banjar. Pemkab Maros memutuskan untuk meliburkan sekolah dan kantor. Tetapi pelayanan Kesehatan di Puskesmas dan Rumah Sakit tetap berjalan.

“Jadi apabila ada yang sakit dan segera ditindaki ke Puskesmas atau Rumah Sakit, nanti hubungi BPBD (08159992723) untuk dibantu akses transportasinya. Dan kami juga menyediakan tim medis di setiap posko pengungsian” jelas bupati. ***