POJOKSULSEL, MAKASSAR – Penyuluh Agama Islam (PAI) dari Kantor Kemenag Kepulauan Selayar, Anggi Anggraini, tak main-main dalam membawa nama Sulawesi Selatan di ajang PAI Award 2025 tingkat nasional.
Setelah menyabet juara 1 tingkat Provinsi Sulsel kategori Anti Korupsi, penyuluh Agama Islam yang bertugas di Kantor Urusan Agama Kecamatan Buki, itu kini bersiap menembus 10 besar nasional PAI Award 2025.
Alumnus Aqidah Filsafat UIN Alauddin Makassar tahun 2019 ini mengusung program bertajuk IMANI, akronim dari Insan Muda Anti Korupsi di PAI Award 2025.
Baca Juga: Tragedi Sungai Savana Maros, Jenazah Mahasiswi Unhas Ditemukan 5 Km dari Titik Hilang
Program ini menjadi senjata utamanya dalam menyebarkan nilai-nilai antikorupsi di kalangan pelajar dan remaja.
“Program ini kami jalankan dengan dua metode. Pertama, secara langsung ke sekolah-sekolah, kedua melalui media sosial,” ujar Anggi Anggraini kepada Pojoksulsel, Selasa (13/5/2024).
Untuk metode langsung, Anggi Anggraini rutin menyambangi pelajar di SMAN 8 Selayar dan MTsN Kepulauan Selayar, untuk menanamkan nilai karakter antikorupsi lewat pendekatan agama dan pembentukan akhlak.
Baca Juga: Drop Sejak di Madinah Wafat di Makkah, Jemaah Haji Makassar Dimakamkan di Soraya
Sementara itu, di lini digital, Anggi Anggraini aktif berbagi konten edukatif melalui akun Instagram pribadinya, @anggi.rainy, dengan harapan bisa menjangkau generasi muda lebih luas.
“Tujuannya, supaya nilai-nilai antikorupsi bisa meresap ke generasi sekarang yang sangat lekat dengan dunia digital,” tambahnya.
Langkah Anggi Anggraini menjadi cerminan bahwa penyuluh agama tak hanya berbicara soal mimbar dan dakwah, tetapi juga agen perubahan dalam membangun karakter bangsa.
Baca Juga: Kabar Duka! Jemaah Haji Asal Sulsel Wafat di Tanah Suci Makkah
Sama seperti Anggi Anggraini, delapan Penyuluh Agama Islam Sulsel lainnya membawa misi besar menembus 10 besar nasional PAI Award 2025 dengan kategori yang berbeda, yaitu:
Arni Majid – Kategori Pendampingan Kelompok Rentan (Kota Parepare)
Salmiyah, S.Fil.I – Kategori Peningkatan Literasi Al-Qur’an (Kabupaten Gowa)
Agusman – Kategori Kesehatan Masyarakat (Kabupaten Luwu Timur)
Haerul, S.H.I – Kategori Pemberdayaan Ekonomi Umat (Kabupaten Pangkep)
Baca Juga: Ini Rincian Ratusan Kasus Diungkap Polda Sulsel dalam Operasi Pekat Lipu 2025
Muhammad Aris – Kategori Pendampingan Hukum (Kabupaten Wajo)
Rusman – Kategori Pelestarian Lingkungan (Kabupaten Barru)
Sri Meliana – Kategori Metode Penyuluhan Baru (Kabupaten Bone)
Hamdan Nanjar – Kategori Penguatan Moderasi Beragama (Kabupaten Wajo)
***




