POJOKSULSEL, MAKASSAR – Nama Amarun Agung Hamka, mahasiswa Program Doktor Administrasi Publik Universitas Hasanuddin (Unhas), tercatat sebagai salah satu presenter dalam Doctoral International Conference 2025. Konferensi ini akan digelar pada 21–22 Mei mendatang di Hotel Universitas Hasanuddin, Makassar.

Forum ilmiah bergengsi itu merupakan hasil kolaborasi antara Program Studi Doktor Administrasi Publik Unhas dan DPP Indonesia Association of Public Administration (IAPA). Acara ini menjadi ajang pertukaran gagasan strategis lintas negara, yang mempertemukan akademisi, peneliti, hingga praktisi kebijakan publik.

Amarun Agung Hamka dijadwalkan mempresentasikan karya ilmiahnya berjudul “Efektivitas Kolaborasi Multisektoral Berbasis Inovasi dalam Percepatan Penurunan Stunting di Indonesia: Peran Strategis Pemerintah Daerah.”

Baca Juga: 70 Pelatih di Maros Ikut Coaching Clinic, Siap Dongkrak Prestasi Jelang Porprov

Jurnal tersebut mengulas pendekatan inovatif dan kolaboratif lintas sektor dalam penanggulangan stunting serta menggarisbawahi pentingnya peran pemerintah daerah dalam menciptakan pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.

Amarun Agung Hamka bukan wajah baru dalam birokrasi. Saat ini, ia menjabat sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Parepare.

Dalam konferensi ini, ia juga akan memperkenalkan berbagai capaian dan inovasi kebijakan publik yang telah dilaksanakan oleh Pemkot Parepare.

Baca Juga: Nama-Nama Enam Kepala Madrasah Negeri yang Baru Dilantik di Sulbar, Termasuk 4 dari Polewali Mandar

Fokus utamanya yakni program-program unggulan dalam pengendalian penduduk, peningkatan kesehatan keluarga, dan penanggulangan stunting.

“Ini bukan hanya forum akademik, tapi juga ajang untuk membawa praktik-praktik baik dari daerah ke kancah nasional dan internasional,” ungkap mantan Kadis Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kota Parepare itu.

Partisipasi Amarun Agung Hamka dalam konferensi ini menjadi representasi nyata kontribusi Parepare dalam pengembangan pengetahuan dan kebijakan publik berbasis inovasi.

Baca Juga: Jemaah Haji Sulsel Kembali Wafat di Makkah, Selamat Jalan Ambo Bennu Petta Nini!

Kehadiran alumni STPDN itu diharapkan dapat memperkuat posisi Kota Parepare sebagai daerah yang aktif dan progresif dalam menjawab tantangan pembangunan.

Dengan semangat intelektual dan identitas lokal, mantan Kabag Humas Pemerintah Kota Parepare itu diyakini akan menjadi duta yang tidak hanya memperkenalkan konsep akademik, tetapi juga menginspirasi melalui pengalaman langsung dari birokrasi dan lapangan.

***