POJOKSULSEL, MAROS - Kepala Kanwil Kemenag Sulsel, Ali Yafid, bersama Bupati Maros Chaidir Syam dan Kepala Kantor Kemenag Maros Nur Halik meninjau langsung kesiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran ke-34 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan (MTQ Sulsel 2026) di Kabupaten Maros, Kamis (9/4/2026).

Kunjungan tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Maros Andi Muetazim Mansyur serta jajaran panitia penyelenggara. Mereka melakukan peninjauan ke sejumlah venue lomba, panggung utama pembukaan, hingga area pameran yang akan menjadi pusat kegiatan selama pelaksanaan MTQ Sulsel 2026.

Ali Yafid mengatakan, hasil pemantauan menunjukkan kesiapan pelaksanaan MTQ Sulsel 2026 di Maros sudah berjalan cukup matang.

Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Maros, LPTQ, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, serta Kementerian Agama menjadi faktor utama kelancaran persiapan.

"Secara umum kesiapan sudah berjalan dengan baik. Ini menunjukkan keseriusan semua pihak untuk menyukseskan MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Maros," kata Ali Yafid.

Baca Juga: Ketua Umum PSTI, Surianto Raih Doktor Ilmu Manajemen UMI, Disertasi Tentang Motivasi Islami

Ia menegaskan, pelaksanaan MTQ tidak hanya menjadi ajang perlombaan membaca Alquran, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius dan berakhlak.

Menurut Ali Yafid, MTQ harus menjadi momentum memperkuat kecintaan terhadap Alquran serta mendorong lahirnya generasi yang mampu mengamalkan nilai-nilai Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

"MTQ bukan sekadar kompetisi, tetapi momentum memperkuat nilai spiritual dan membangun karakter generasi Qurani," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam menyampaikan bahwa Pemkab Maros berkomitmen penuh menyukseskan pelaksanaan MTQ Sulsel 2026. Ia menyebut kesiapan infrastruktur, penginapan, dan transportasi peserta menjadi perhatian utama.

Chaidir Syam juga menilai ajang MTQ tingkat provinsi ini menjadi kesempatan besar bagi Kabupaten Maros untuk memperkenalkan potensi daerah, termasuk sektor pariwisata dan ekonomi lokal.

Baca Juga: Seminar Nasional Nobel Indonesia Bahas Integritas Akuntan Muda di Era Digital

"Kami ingin MTQ ini berjalan sukses sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat Maros, khususnya dalam sektor ekonomi dan pariwisata," kata Chaidir Syam.

Senada dengan itu, Kepala Kantor Kemenag Maros Nur Halik menyampaikan bahwa pihaknya bersama panitia terus melakukan koordinasi intensif untuk memastikan seluruh kebutuhan teknis terpenuhi.

Menurut Nur Halik, kesiapan peserta, dewan hakim, serta sarana pendukung lomba sudah dalam tahap finalisasi. Ia optimis pelaksanaan MTQ Sulsel di Maros berjalan lancar sesuai jadwal.

"Kami terus mematangkan persiapan, mulai dari venue, akomodasi hingga pelayanan peserta," ujar Nur Halik.

Selain kesiapan lomba, Ali Yafid juga memberikan perhatian terhadap pelaksanaan pameran yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah dari 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, pameran tersebut menjadi bukti bahwa MTQ juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat.

"Pameran UMKM ini penting, karena MTQ tidak hanya berdampak secara spiritual, tetapi juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat," jelasnya.

Ia berharap, perputaran ekonomi selama pelaksanaan MTQ Sulsel di Maros dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat sektor usaha lokal.

Baca Juga: Profil Andi Atssam Mappanyukki, Raih Suara Senat Terbanyak Putaran Pertama Pemilihan Dekan FIKK UNM

Pelaksanaan MTQ XXXIV tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dijadwalkan berlangsung pada 10 hingga 19 April 2026 di Kabupaten Maros.

Kegiatan diawali dengan penerimaan kafilah dan registrasi ulang peserta pada 10 April. Selanjutnya, malam ta'aruf serta pelantikan dewan hakim akan digelar pada 11 April.

Upacara pembukaan dijadwalkan berlangsung pada 12 April malam. Kemudian babak penyisihan akan dilaksanakan pada 13 hingga 16 April.

Babak final direncanakan berlangsung pada 17 April. Penutupan resmi MTQ akan digelar pada 18 April, dan diakhiri dengan kepulangan kafilah pada 19 April 2026. ***