POJOKSULSEL, MAMUJU - Sulawesi Barat (Sulbar) mengirim 6 putra-putri terbaiknya untuk mengikuti seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional atau Paskibraka Nasional.
Enam calon Paskibraka Nasional wakil Sulbar dijadwalkan bertolak ke Jakarta, Rabu (25/6/2025), guna bersaing memperebutkan posisi bergengsi sebagai pengibar bendera di Istana Negara pada 17 Agustus mendatang.
Sehari sebelum keberangkatan, keenam calon Paskibraka Nasional tersebut menyempatkan diri bertemu Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), di ruang kerjanya, Selasa (24/6/2035).
Mereka didampingi langsung oleh Plt. Kepala Badan Kesbangpol Sulbar, Sunusi Usman.
Baca Juga: UIN Alauddin Makassar Siap Perkuat Digitalisasi Kampus dari Gedung Rp26 M, Kemenkeu Turun Langsung
Sunusi menjelaskan, para peserta yang lolos ini telah melewati proses seleksi ketat dan objektif di tingkat provinsi.
Dari enam kabupaten, hanya empat yang berhasil mengirimkan wakilnya, yakni Pasangkayu, Mamuju, Majene, dan Polewali Mandar.
“Seleksi dilakukan berdasarkan hasil tes murni, tidak ada intervensi. Mereka adalah yang terbaik dari masing-masing kabupaten,” ujar Sunusi dikutip rilis dari laman Sulbar Prov.
Dari enam peserta yang berangkat, hanya satu pasang, yakni satu putra dan satu putri, yang nantinya akan terpilih mewakili Sulbar di level nasional.
Baca Juga: Tim Periodonsia RSKDGM Sulsel Ungkap Bahaya Rokok Bagi Kesehatan Mulut, Ini Kata drg Afdalia Annisa
Sementara empat lainnya akan menjadi bagian dari Paskibraka tingkat provinsi.
Sunusi, menyampaikan bahwa Gubernur SDK mengapresiasi dan rasa bangga terhadap capaian para peserta.
Sunusi mengatakan, Gubernur SDK menitipkan pesan agar seluruh peserta menjaga kondisi fisik dan mental selama mengikuti seleksi.
“Pemprov tidak akan intervensi proses penilaian di pusat yang sepenuhnya menjadi kewenangan BPIP," tegas Sunusi menirukan pernyataan Gubernur SDK.
Diketahui, Tiga dari enam pelajar Sulbar yang akan mengikuti seleksi Paskibraka Nasional tahun 2025 berasal dari Polewali Mandar (Polman).
Mereka adalah Georgius Yudha Sakti dari SMA Negeri 1 Polewali Mandar, Hafidz Akbar Maulana dari MAN 1 Polewali Mandar, dan Zalfa Naqiyya dari SMAN 1 Tinambung.
Sementara itu, tiga pelajar lainnya, yaitu Hilton Pratama Mantong dari UPTD SMA Negeri 1 Mamuju, Nabila Bulan Pramaulidya (SMA Negeri 1 Majene), dan Amelia Cindy Rahmawati (UPTD SMAN 1 Bulutaba Pasangkayu).
***




