POJOKSULSEL, MAKASSAR - Tahap akhir seleksi calon Kepala Madrasah Aliyah Negeri 1 Majene atau MAN 1 Majene telah dilaksanakan pada 23 April 2025.

Ada tiga orang peserta yang mengikuti tahap akhir seleksi calon Kepala MAN 1 Majene, yaitu M Said, S.Pd.I, Mahmuddin, S.Pd.I, MM, dan Yusbar, S.Pd., M.Pd.

Tes tahap akhir seleksi Kepala MAN 1 Majene adalah wawancara yang dilakukan secara blended learning bertempat di MAN 1 Majene.

Baca Juga: Demokrasi Kopi

Pelaksanaan seleksi secara blanded learning (penggabungan daring dan luring) adalah pertama kali digelar di Indonesia.

Kegiatan seleksi tahap akhir Kepala MAN 1 Majene mendapatkan pengawasan ketat dari Inspektorat Jenderal Kementerian Agama RI.

Ada tiga penguji pada tahap wawancara calon Kepala MAN 2 Majene, yaitu Kepala Kanwil Kemenag Sulsel H Adnan Nota. Dua lainnya dari Direktorat Pendis Kemenag RI, yakni H Misbahuddin dan Willy Artho.

Baca Juga: Diungkap Polairud Polda Sulbar, 2 Tersangka Destructive Fishing  Terancam Denda Hingga Rp2 Miliar

Kepala Kanwil Kemenag Sulbar, Adnan Nota, menegaskan, bahwa penerapan sistem seleksi berbasis teknologi merupakan langkah strategis untuk menjaring calon pimpinan madrasah yang visioner, adaptif, dan responsif terhadap perkembangan zaman.

Menurut Adnan Nota, tantangan pendidikan ke depan membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya memiliki kompetensi manajerial, tetapi juga mampu berinovasi dan memanfaatkan teknologi demi kemajuan lembaga madrasah.

Ia berharap, melalui sistem seleksi ini, madrasah dapat terus berkembang dan berperan aktif dalam mencetak generasi unggul di era digital. ***