BONE, SULSEL.POJOKSATU.id - Sebanyak 20 mahasiswa Institut Agama Islam Negeri Bone (IAIN Bone) mengikuti tahap wawancara Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026, Rabu (14/10/2026). Mereka merupakan peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dari total 26 mahasiswa yang mendaftar.
Proses wawancara Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 berlangsung selama satu hari dengan melibatkan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama IAIN Bone, Dr. Rahmatunnair, sebagai pewawancara.
Kepala Subbagian Layanan Akademik IAIN Bone, Ferdy Syarlin menjelaskan bahwa pelaksanaan seleksi Beasiswa Cendekia BAZNAS tahun ini menggunakan sistem pendaftaran melalui aplikasi yang dikelola langsung oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).
Sementara itu, proses verifikasi dokumen dan wawancara peserta dilakukan oleh pihak internal kampus.
Dari 26 pendaftar, sebanyak enam mahasiswa dinyatakan tidak lolos seleksi administrasi karena dokumen persyaratan yang diunggah belum lengkap. Kekurangan tersebut termasuk dokumen pendukung, seperti sertifikat yang dipersyaratkan dalam proses pendaftaran.
Dengan demikian, 20 mahasiswa lainnya berhak melanjutkan ke tahap wawancara sebagai bagian dari rangkaian seleksi penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026.
Setelah tahap wawancara, peserta akan memasuki masa sanggah yang dijadwalkan berlangsung pada 19-25 Oktober 2026. Adapun pengumuman hasil akhir seleksi dijadwalkan pada 28 Oktober 2026 dan akan dilakukan oleh BAZNAS.
Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pendaftaran Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 berlangsung pada 9-27 September 2026. Tahapan tersebut dilanjutkan dengan seleksi administrasi pada 28 September hingga 4 Oktober 2026.
Selanjutnya, proses wawancara peserta dijadwalkan berlangsung pada 5-18 Oktober 2026. Tahapan ini menjadi bagian dari proses seleksi sebelum penetapan penerima beasiswa diumumkan secara resmi.
Beasiswa Cendekia BAZNAS merupakan program bantuan pendidikan bagi mahasiswa aktif jenjang Diploma Empat (D4) atau Sarjana (S1) semester lima di perguruan tinggi mitra.
Program ini menyediakan bantuan biaya kuliah atau Uang Kuliah Tunggal (UKT) maksimal Rp7 juta per semester selama empat semester, yakni mulai semester lima hingga semester delapan.
Selain bantuan biaya pendidikan, penerima beasiswa juga mendapatkan pembinaan untuk mendukung pengembangan diri selama mengikuti program.
Dalam proses pendaftaran, calon penerima dapat memilih kategori prestasi, aktivis, atau disabilitas sesuai dengan persyaratan yang berlaku.
Khusus bagi mahasiswa perguruan tinggi keagamaan, program Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 menetapkan sejumlah bidang prioritas. Bidang tersebut meliputi sosial humaniora, seni untuk masyarakat, studi keagamaan, dan ekonomi syariah.
Melalui program ini, mahasiswa yang memenuhi persyaratan berkesempatan memperoleh dukungan biaya pendidikan sekaligus pembinaan untuk menunjang pengembangan kapasitas diri.
Bagi peserta dari IAIN Bone yang telah mengikuti wawancara, tahap selanjutnya adalah menunggu proses seleksi lanjutan hingga pengumuman resmi penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS 2026 pada 28 Oktober 2026.






