POJOKSULSEL, MAKASSAR - Dua pelajar asal Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melaju ke tingkat nasional pada Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2024.

Dua srikandi Kabupaten Mamuju yang lolos Kompetisi Sains Madrasah Nasional atau KSM 2024, yaitu Dwi Annisa Wibowo dan Ema Mariana.

Dwi Annisa Wibowo meraih juara 1 pada Kompetisi Sains Madrasah tingkat Provinsi Sulawesi Barat bidang IPA Terpadu untuk jenjang MTs.

Baca Juga: Dibuka Husni Syam, 350 Peserta Ikut Turnamen Bulu Tangkis Wali Kota Cup 2024

Sementara, Ema Mariana meraih juara 1 pada KSM 2024 tingkat Provinsi Sulbar pada bidang Ekonomi jenjang Madrasah Aliyah.

Dwi Annisa Wibowo adalah pelajar putri dari MTsN Mamuju. Sementara Ema Mariana adalah pelajar putri dari MAS AL Chaeriyah Ma'arif Simboro Mamuju.

Kakan Kemenag Mamuju, H Mustapa Tangngali menyambut baik prestasi dua pelajar putri madrasah di Kabupaten Mamuju yang lolos ke KSM Nasional 2024.

Baca Juga: Fakultas Kedokteran UIN Alauddin Makassar Buka 3 Prodi Baru Tahun 2024, Apa Saja?

"Atas nama keluarga besar Kementerian Agama tentu memberikan apresiasi kepada anak kita," kata H Mustapa Tangngali kepada wartawan pojoksulsel, Sabtu (10/8/2024).

Mustapa Tangngali berharap, prestasi itu bisa menjadi penyemangat bagi pelajar-pelajar madrasah lainnya.

"Maupun dari madrasah atau satuan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Mamuju," ujar doktor komunikasi jebolan UIN Alauddin Makassar itu.

Baca Juga: Prof Zudan Kumpulkan Forkopimda dan Kepala Daerah Rakor Kesiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak 2024

Pasang Target Masuk 10 Besar Nasional

Dia mengatakan, prestasi menembus Kompetisi Sains Madrasah Nasional, harus memberi output atau hasil.

"Tidak hanya sampai di situ bahwa dia ikut di tingkat nasional tapi harus ada outputnya," katanya.

Ia memasang target bahwa dua pelajar putri madrasah yang lolos ke KSM Nasional 2024 membawa pulang medali atau paling tidak masuk 10 besar tingkat nasional.

"Harus ada medali, paling tidak apakah juara harapan kalau tidak masuk juara tiga," katanya.

Baca Juga: Pemkot Parepare Aktifkan eks Pasar Seni sebagai Pasar Murah

"Karena kalau dia sudah masuk di harapan atau kita masuk 10 besar tingkat nasional. saya kira itu yang kita harapkan selaku keluarga besar Kementerian Agama baik di tingkat provinsi maupun di tingkat Kabupaten Mamuju," ujarnya.

Dorong Madrasah Negeri Perkuat SDM

Tidak hanya itu, Mustapa Tangngali juga mendorong satuan pendidikan madrasah negeri terus memperkuat sumber daya manusia.

Sebab, madrasah negeri tentu menjadi pilot project yang jadi mentor-mentor dari madrasah swasta.

Baca Juga: Pemkab Maros dan Desa Benteng Gajah Raih Penghargaan Proklim dari KLHK

"Karena kenapa? Anggaran itu 50 persen dikucurkan di madrasah negeri," kata Mustapa.

Selain itu, madrasah negeri juga memiliki sumber daya guru negeri dan fasilitas yang memadai.

Ia meminta para guru di madrasah negeri supaya menemukan di mana sisi kelemahan pada KSM 2024 tingkat provinsi Sulawesi Barat.

Baca Juga: Akbar Ali Beber Kunci Utama Jaga Stabilitas Wilayah Hadapi Pilkada Serentak 2024

"Jadi ini sudah menjadi laboratorium bagi kepala madrasah maupun tim yang ada di madrasah khususnya tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Lebih khusus lagi mata pelajaran yang ikut dalam kompetisi sains madrasah," ungkapnya.

Ia mengharapkan agar KSM ke depan bisa lebih banyak lagi pelajar madrasah dari Kabupaten Mamuju yang tembus ke nasional.

***