POJOKSULSEL, MAKASSAR - Pj Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Prof Zudan Arif Fakrulloh mengumpulkan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda), kepala daerah, dan pimpinan partai politik, untuk membahas kesiapan pelaksanaan Pilkada serentak 2024.
Rakor kesiapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dilaksanakan di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Kamis (8/8/2024).
Prof Zudan mengatakan, pertemuan formal dengan forkopimda dan kepala daerah untuk meneguhkan tekad mewujudkan rasa aman dan damai pada Pilkada serentak di Sulawesi Selatan.
Ia mengatakan, Provinsi Sulawesi Selatan maupun kabupaten kota se Sulsel, telah memiliki pengalaman melaksanakan Pilkada dalam 20 tahun terakhir.
"Tentu saya percaya kita semua memiliki ketangguhan menghadapi proses-proses politik ini," kata Prof Zudan.
Ia meyakini bahwa masyarakat Sulawesi Selatan sudah sangat matang dan memiliki pengetahuan yang kuat dalam menghadapi Pilkada serentak.
Baca Juga: Akbar Ali Ajak DPRD Parepare Segera Bahas Ranperda RPJPD 2025-2045
Tidak hanya itu, Prof Zudan percaya bahwa Provinsi Sulawesi Selatan memiliki budaya yang sangat kuat. Begitu juga dengan rasa persaudaraan yang kuat.
Sehingga, ia berpandangan bahwa Sulsel akan memahami bahwa persaudaraan adalah lebih utama dari politik.
"Dengan pandangan seperti itu, Sulsel akan ber Pilkada paling aman, paling damai, karena kita bersaudara selamanya, berpolitik secukupnya," ujarnya.
Baca Juga: Jembatan Pulau Balang Buka Peluang Investasi, Smelter Nikel MMP Siap Sinergi Pengembangan IKN
Selain itu, Prof Zudan optimistis bahwa cipta kondisi akan dilakukan dengan baik oleh Kapolda Sulsel dan Pangdam XIV Hasanuddin.
"Hari ini kita terus melakukan cipta kondisi dan Kapolda dan Pangdam sudah memiliki cooling syatem yang bagus untuk mendinginkan suasana kalau terasa akan menghangat," ungkapnya.
Pada Rakor tersebut, Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi memaparkan peta keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) pada 24 kabupaten kota di Sulsel.
Andi Rian juga menjabarkan peta potensi-potensi kerawanan beberapa daerah dengan beberapa pendekatan.***




