POJOKSULSEL, BANTAENG - Sebanyak 12 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 116 mengalami kecelakaan tunggal saat perjalanan kembali ke posko di Desa Kayu Loe, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, Kamis (13/8/2026).

Kecelakaan belasan mahasiswa KKN Unhas tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WITA di wilayah perbatasan Desa Bonto Lojong dan Desa Kayu Loe.

Mobil pikup terbuka yang membawa rombongan mahasiswa KKN Unhas Posko Desa Kayu Loe terguling setelah pengemudi diduga mengalami rem blong.

Informasi kecelakaan tersebut sempat beredar di media sosial dengan berbagai versi. Pihak pengelola KKN Unhas kemudian memberikan penjelasan terkait kronologi dan kondisi para mahasiswa untuk meluruskan informasi yang beredar.

Sebelum kecelakaan, para mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 mengikuti kegiatan penutupan KKN yang dirangkaikan dengan penghijauan serentak di kawasan Pinus Rombeng, Desa Bonto Lojong.

Baca Juga: Daftar Lengkap 35 Perwira Polri Jajaran Polda Sulsel Dimutasi Akhir Juli 2026 untuk Pensiun

Setelah kegiatan selesai, mahasiswa kemudian kembali menuju posko masing-masing.

Dalam perjalanan, mobil yang ditumpangi 12 mahasiswa dari Posko Kayu Loe mengalami kecelakaan tunggal.

Berdasarkan keterangan pengemudi, kendaraan mengalami masalah pada sistem pengereman atau rem blong. Pengemudi kemudian berupaya menghentikan laju kendaraan dengan membenturkan mobil ke pohon yang berada di pinggir jalan.

Benturan tersebut membuat kendaraan terbalik hingga berguling ke sisi jalan yang lebih rendah.

Sesaat setelah kecelakaan, para mahasiswa dievakuasi ke rumah warga di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga: 47 Ribu Warga Makassar Terdampak Kekeringan, Biringkanaya Paling Parah, Ini Sebarannya

Koordinator Dosen Pendamping Kegiatan (DPK) KKN Kabupaten Bantaeng, Dr. Putri F. Nurdin, yang berada tidak jauh dari lokasi langsung menuju tempat kejadian dan menghubungi Public Safety Center (PSC).

Sekitar 10 menit kemudian, tim medis PSC Cabang Loka tiba di lokasi untuk memberikan penanganan awal kepada para korban.

Seluruh mahasiswa kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Anwar Makkatutu Bantaeng untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis di Unit Gawat Darurat (UGD).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi para mahasiswa secara umum dilaporkan membaik.

Dari 12 mahasiswa, lima orang dinyatakan dalam kondisi sehat dan stabil. Empat mahasiswa mengalami cedera ringan, sedangkan tiga lainnya menjalani observasi lebih lanjut, termasuk pemeriksaan menggunakan X-ray.

Hasil pemeriksaan X-ray menunjukkan dua mahasiswa mengalami keseleo pada kaki. Sementara satu mahasiswa terindikasi mengalami fraktur pada bagian paha.

Perkembangan kondisi korban terus dipantau oleh tim medis dan DPK KKN Unhas.

Hingga pukul 21.45 WITA, sebanyak 10 mahasiswa telah diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan dan mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga: Nobel Indonesia dan PNUP Teken MoU, Siapkan Kolaborasi Riset dan Program Bersama

Sementara dua mahasiswa lainnya juga telah mendapat izin pulang dari dokter. Namun, Dr. Putri meminta keduanya tetap beristirahat di rumah sakit karena saat itu sedang tertidur pulas.

Kedua mahasiswa tersebut rencananya akan dijemput dan dipulangkan ke Makassar bersama rombongan pada Jumat (14/8/2026).

Kepala Subdirektorat Pembelajaran Berbasis Masyarakat Unhas, Dr. Suleha Thamrin, SP, M.Si, selaku pengelola KKN Unhas, menyampaikan apresiasi terhadap respons cepat DPK dan tim medis dalam menangani para mahasiswa.

Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk tetap berhati-hati menjalankan aktivitas, terutama menjelang berakhirnya masa KKN.

KKN Unhas Gelombang 116 saat ini memang telah memasuki tahap akhir. Penutupan dan penarikan mahasiswa dari sejumlah lokasi dilaksanakan secara bertahap mulai Rabu (12/8/2026) hingga Sabtu (15/8/2026).

Baca Juga: Fantastis! Laba Pupuk Indonesia Melonjak 253 Persen, Tembus Rp8,51 Triliun di Semester I 2026

Untuk Kabupaten Bantaeng, proses penarikan mahasiswa dijadwalkan berlangsung Jumat (14/8/2026).

Selain Bantaeng, penarikan mahasiswa KKN Unhas Gelombang 116 juga berlangsung di sejumlah daerah, di antaranya Pinrang, Gowa, Maros, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Toraja Utara. ***