POJOKSULSEL, MAROS - Bupati Maros, Chaidir Syam, resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Maros periode 2026–2031.
Pelantikan Chaidir Syam sebagai Ketua Dekopinda Kabupaten Maros dipimpin Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Sulawesi Selatan, Nasrullah, di Ruang Pola Kantor Bupati Maros, Sabtu (4/7/2026).
Pelantikan Chaidir Syam dihadiri jajaran pengurus Dekopinwil Sulsel, Dekopinda Makassar, Dekopinda Pangkep, perwakilan perbankan, organisasi perangkat daerah, serta pengurus koperasi dan Koperasi Merah Putih dari seluruh Kabupaten Maros.
Dalam sambutannya, Nasrullah menaruh harapan besar agar kepengurusan baru mampu memperkuat gerakan koperasi sekaligus menjadikan Maros sebagai daerah percontohan di Sulawesi Selatan.
Menurutnya, potensi koperasi di Maros sangat besar untuk terus berkembang apabila didukung pembinaan yang berkelanjutan dan sinergi antara pemerintah daerah dengan pelaku koperasi.
Baca Juga: Muslimat NU Sulsel dan ICATT Bakal Gelar Sarasehan Pesantren Regional, Ini Poin Penting yang Dibahas
"Di bawah kepemimpinan Bupati Maros, kami berharap Dekopinda mampu menjadi penghubung bagi koperasi di desa dan kelurahan, sekaligus membantu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi," ujarnya.
Ia menambahkan, Sulawesi Selatan saat ini telah memiliki koperasi dengan aset mencapai Rp3 triliun. Capaian tersebut dinilai menjadi bukti bahwa sektor koperasi mampu tumbuh menjadi kekuatan ekonomi jika dikelola secara profesional.
Sementara itu, Chaidir Syam mengajak seluruh pengurus Dekopinda Maros bekerja bersama membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap koperasi.
Menurutnya, koperasi harus kembali menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan dengan pengelolaan yang sehat, profesional, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.
"Kita ingin menjadikan Maros sebagai salah satu contoh pembinaan koperasi di Indonesia. Kepercayaan anggota harus terus dijaga sehingga koperasi semakin berkembang dan mampu menarik anggota baru," katanya dikutip rilis Humas Pemkab Maros.
Baca Juga: Dispusarsip Sulawesi Selatan Dorong Seluruh Perpustakaan Sekolah Miliki NPP, Ini Alasannya
Chaidir mengungkapkan, saat ini terdapat 103 Koperasi Merah Putih yang telah terbentuk di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Maros. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 koperasi telah memiliki gedung sendiri.
Ke depan, seluruh Koperasi Merah Putih akan disinergikan dengan koperasi yang telah lebih dulu berkembang agar tercipta ekosistem koperasi yang saling mendukung.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat hingga ke tingkat desa.
Pelantikan pengurus Dekopinda Maros kali ini juga bertepatan dengan momentum Hari Jadi ke-67 Kabupaten Maros dan peringatan Hari Koperasi Internasional 2026 yang mengusung tema "Koperasi untuk Dunia yang Damai".
Chaidir Syam menilai, momentum tersebut menjadi pengingat bahwa koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga berperan membangun solidaritas, kebersamaan, dan kesejahteraan masyarakat.
Ia juga menyampaikan optimisme terhadap masa depan koperasi di Maros seiring meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, capaian Kabupaten Maros sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi terbaik ketiga menjadi modal penting untuk memperkuat sektor koperasi sebagai salah satu penopang ekonomi kerakyatan.
Baca Juga: Bawaslu Sulsel Konsolidasikan Hasil Pengawasan PDPB Kabupaten Kota Jelang Pleno Tingkat Provinsi
Dengan kepengurusan baru periode 2026–2031, Dekopinda Maros diharapkan mampu memperkuat pembinaan koperasi, meningkatkan profesionalisme pengelolaan, serta mendorong lahirnya koperasi-koperasi yang sehat dan berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Maros. ***




