POJOKSULSEL, PAREPARE - Rektor IAIN Parepare periode 2026-2030 Prof. Hj. Darmawati, mengikuti prosesi penyambutan di Halaman Rektorat IAIN Parepare, Senin (18/5/2026).
Momentum penyambutan Prof. Darmawati terasa semakin spesial dengan kehadiran Rektor IAIN Parepare periode 2022–2026, Prof. Hannani, yang turut memberikan dukungan penuh demi keberlanjutan kemajuan institusi.
Ketua Senat IAIN Parepare, Prof. Hj. St. Aminah mengawali penyambutan dengan selendang sutra khas Bugis kepada Prof. Darmawati.
Prof. Hannani menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran pimpinan, dosen dan tenaga kependidikan atas kerja sama yang solid selama masa pengabdiannya.
Pada kesempatan itu, Prof. Hannani juga menyampaikan permohonan maaf dan pesan menyentuh menjelang purnatugas.
Baca Juga: Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMI Gaungkan Literasi Digital di Car Free Day Makassar
"Mohon maaf atas kekhilafan selama menjadi rektor. Jika ada kebaikan yang telah saya lakukan, mohon dilupakan," kata Prof. Hannani dikutip laman resmi IAIN Parepare.
Prof Hannani, menegaskan optimismenya IAIN Parepare ke depan akan jauh lebih baik di bawah kepemimpinan Prof. Darmawati.
Sementara itu, Rektor IAIN Parepare, Prof. Darmawati mengawali pidatonya dengan apresiasi atas fondasi kuat, dedikasi, dan pengabdian luar biasa yang ditinggalkan pendahulunya.
Ia menegaskan komitmennya untuk melanjutkan tongkat estafet perjuangan demi kejayaan kampus.
"Izinkan saya melanjutkan estafet perjuangan yang telah Bapak rintis dengan penuh ketulusan," katanya.
Baca Juga: Sulsel Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Hingga Sore, Ini Imbauan BBMKG Makassar
Prof. Darmawati merefleksikan bahwa jabatan baru yang diembannya merupakan amanah moral yang besar, bukan sekadar posisi struktural di atas kertas.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga sanad keilmuan dan koneksi jiwa dalam dunia akademik.
"Kepemimpinan saya hari ini adalah kelanjutan dari sanad pengabdian yang telah dibangun oleh para pimpinan terdahulu di IAIN Parepare," katanya.
Sisi humanis kepemimpinan juga ditonjolkan Prof. Darmawati dengan mengadopsi pemikiran KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tentang nilai kemanusiaan yang harus melampaui segala target formalitas kampus.
“Di atas semua target akreditasi dan pengembangan fisik, hal yang paling esensial adalah bagaimana kita memanusiakan manusia, menghargai setiap kontribusi dosen, staf, hingga mahasiswa sebagai satu kesatuan yang utuh,” tuturnya.
Sebagai penutup, Prof. Darmawati mengajak seluruh elemen kampus untuk menyatukan visi, bekerja menggunakan hati, dan terus memohon rida Allah Swt. agar langkah institusi ke depan selalu diberkahi.
"Mari kita melangkah bersama. Saya mengajak Bapak dan Ibu untuk bekerja tidak hanya dengan pikiran, tetapi juga dengan hati. Mari kita jadikan IAIN Parepare sebagai rahim bagi lahirnya cendekiawan yang moderat, inovatif, dan bermanfaat bagi bangsa," pungkasnya. ***




