POJOKSULSEL, MAKASSAR - Sebanyak 15 siswa-siswi MAN 1 Parepare mendapatkan tugas sebagai Duta Ceramah Ramadan 1447 Hijriah di tiga kabupaten/kota.
Belasan siswa MAN 1 Parepare dari kelas X, XI, dan XII akan menyampaikan dakwah Ramadan yang menyejukkan, edukatif, dan berlandaskan nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin.
Surat mandat diberikan oleh Kepala MAN 1 Parepare Rusman Madina kepada 15 siswa-siswinya yang akan menjalankan tugas ceramah Ramadan.
Para siswa tersebut akan berdakwah di tiga wilayah berbeda, yakni Kabupaten Sidenreng Rappang, Kabupaten Pinrang, dan Kota Parepare.
Kepala MAN 1 Parepare, Rusman Madina, menegaskan, penugasan belasan siswa madrasah itu sebagai bentuk kepercayaan institusi kepada peserta didik untuk tampil sebagai duta madrasah.
Baca Juga: Andi Sudirman Sulaiman Cek Harga Bahan Pokok di Pasar Terong, Daging Tembus Rp130 Ribu
Ia menekankan pentingnya menjaga adab, etika komunikasi, serta menyampaikan materi ceramah yang moderat dan membangun harmoni sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya, penyerahan mandat ceramah bukan sekadar seremoni administratif, tetapi bentuk kepercayaan dan amanah besar dari madrasah kepada peserta didik.
"Kalian adalah duta MAN 1 Kota Parepare di tengah masyarakat. Jaga nama baik madrasah, tunjukkan akhlak yang santun, serta sampaikan dakwah yang menyejukkan dan penuh hikmah,” ujar Rusman Madina.
Lebih lanjut, ia mengatakan kegiatan ini mencerminkan komitmen madrasah dalam mendukung transformasi pendidikan Kementerian Agama yang berdampak nyata.
“Madrasah tidak hanya menjadi pusat pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga pusat pembinaan dakwah dan pengabdian sosial yang hadir langsung di tengah umat,” ujarnya.
Baca Juga: ASN Pemprov Sulsel Terapkan Jam Kerja Baru Selama Ramadan 2026, Waktu Istirahat Ikut Berubah
Penugasan siswa sebagai penceramah Ramadan ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara madrasah dan masyarakat lintas daerah.
Sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar menghadirkan “Kemenag Berdampak” melalui pendidikan yang transformatif, inklusif, dan berorientasi pada penguatan nilai-nilai keagamaan yang moderat. ***




