POJOKSULSEL, MAKASSAR - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman, meninjau Pasar Terong Makassar di awal bulan suci Ramadan, Jumat (20/2/2026).

Andi Sudirman Sulaiman didampingi Kapolda Sulsel, Kajati Sulsel, Pangdam XIV/Hasanuddin, Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Sulselbar, dan Wali Kota Makassar, meninjau harga bahan pokok di Pasar Terong Makassar.

Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, harga bahan pokok di Pasar Terong Makassar masih relatif stabil di awal Ramadan.

Meski, ia juga menemukan bahwa ada beberapa bahan pokok yang naik seperti daging.

Harga daging sapi naik Rp10 ribu di awal Ramadan, yaitu dari 120 ribu per kg, naik menjadi Rp130 ribu.

Baca Juga: Bona Fide Bagian 2: Kalibrasi Diri

Harga daging ayam juga naik Rp5 ribu. Dari harga Rp20.000 menjadi Rp35.000.

Sementara itu, harga bawang merah justru turun di awal Ramadan, yaitu dari harga Rp35.000 per kilogram menjadi Rp30.000.

"Bahkan bawang tadi ada yang turun, dari Rp35 ribu ke Rp30 ribu," kata Andi Sudirman Sulaiman.

Adapun harga MinyaKita dari Bulog harganya stabil di angka Rp15.700 per liter. Begitu juga dengan beras SPHP yang Rp12.500 per kg.

"Minyak kita alhamdulillah dari Bulog stabil harganya. Beras juga sudah ada SPHP," katanya. 

Baca Juga: ASN Pemprov Sulsel Terapkan Jam Kerja Baru Selama Ramadan 2026, Waktu Istirahat Ikut Berubah

Bulog Dirikan Posko di Pasar

Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, Bulog mendirikan posko di pasar Terong Makassar. 

"Ini sudah ada posko minyak Bulog, yang terus juga kami isi. Kalau nanti Bulog bukan cuma minyak diisi. Itu nanti jadi patokan harga di situ," katanya.

Ia mengatakan, posko Bulog yang akan didirikan di sejumlah pasar bertujuan untuk mengontrol harga dan pasokan.

"Kalau orang mau beli dimana-mana boleh, tapi di sini juga ada. Misalnya ada yang tidak terkendali, posko induk yang kita isi," kata Andi Sudirman Sulaiman. ***