POJOKSULSEL, MAKASSAR - MAN 2 Polewali Mandar, melakukan sosialisai implementasi planning Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) se-kelompok kerja madrasah (KKM) lingkup sekolah tersebut.

Sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta MAN 2 Polewali Mandar mengusung tema Merajut Harmoni, Menumbuhkan Makna sebagai Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta untuk Generasi Cerdas dan Berakhlak Mulia.

Kegiatan sosialisasi Kurikulum Berbasis Cinta dilaksanakan selama dua hari yaitu tanggal 7–8 Februari 2026 di Aula MAN 2 Polewali Mandar.

Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulbar Dr. H. Misbahuddin hadir bersama Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Polewali Mandar, serta para kepala madrasah, wakil kepala madrasah, dan guru dari madrasah lingkup MAN 2 Polman.

Dalam sambutannya, Misbahuddin menegaskan bahwa kemajuan madrasah tidak bisa dilepaskan dari pembenahan sejumlah komponen penting.

Baca Juga: 10 Besar PTKIN di Indonesia, UIN Alauddin Makassar Rangking 6 Versi Webometrics 2026

Ia menyampaikan bahwa jika ingin madrasah maju dan berdaya saing, maka perlu dilakukan perbaikan secara berkelanjutan.

Antara lain pada sarana dan prasarana, manajemen sumber daya manusia guru, serta yang paling utama adalah implementasi nilai keikhlasan dan cinta dalam mendidik peserta didik.

“Madrasah akan tumbuh kuat apabila dikelola dengan manajemen yang baik, didukung fasilitas yang memadai, dan dihidupkan oleh guru-guru yang mengajar dengan keikhlasan serta cinta kepada peserta didiknya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala MAN 2 Polewali Mandar Hj Bungarosi A. mengajak seluruh pendidik untuk menjadikan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai ruh dalam proses pembelajaran.

Ia menekankan pentingnya menumbuhkan rasa cinta kepada peserta didik serta mengembangkan metode mengajar yang asyik, humanis, dan bermakna, sehingga madrasah benar-benar menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya generasi emas yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Baca Juga: Kemenag Sulsel Gelar Rukyatul Hilal Ramadan 1447 H di Kampus Unismuh 17 Februari

“Mari kita tumbuhkan rasa cinta dalam setiap proses pembelajaran. Dengan metode mengajar yang menyenangkan dan penuh makna, insyaallah anak-anak kita akan tumbuh menjadi generasi emas yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat secara akhlak,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh madrasah dalam KKM MAN 2 Polman memiliki pemahaman yang sama dalam merencanakan dan mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara terstruktur, kontekstual, dan berkelanjutan, sebagai upaya mewujudkan madrasah yang unggul, ramah, dan berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.